Senni pun mengungkapkan bahwa tantangan terbesar UMKM saat ini bukan hanya memperoleh pelanggan baru, melainkan mempertahankan pelanggan lama.

Karena itu, ia menilai pengelolaan Customer Relationship Management (CRM) menjadi aset yang jauh lebih berharga dibandingkan terus-menerus mengeluarkan biaya untuk iklan.

"Sekarang itu UMKM, kalau CRM-nya bagus, udah gak usah ngiklan juga beres. Tinggal bikin aja barang yang sejenis, barang winning yang sejenis, tawarin ke customer yang lama," jelasnya.

Ia juga menyarankan agar pelaku UMKM mulai mengarahkan calon pembeli ke website milik sendiri, alih-alih hanya mengandalkan marketplace atau media sosial.

Dengan memiliki website, kata dia, pelaku usaha dapat mengumpulkan data pelanggan yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan nilai pelanggan sepanjang siklus hubungan mereka dengan bisnis.

"Lebih baik sekarang itu UMKM, kalau misalnya ngiklan langsung diarahin ke website sendiri. Jadi kita punya database, dan kita bisa mempertinggi LTV-nya customer kita. Karena kalau kita ke website sendiri, kita jadi punya email mereka, kita jadi punya nomor handphone mereka. Nanti kalau mau jualan lagi yang baru, tinggal broadcast aja. CRM-nya lebih mudah," tutup Senni.

Baca Juga: Cara Mengelola Cash Flow dan Profitabilitas agar Bisnis Tumbuh Berkelanjutan Menurut Pakar Keuangan dan Investasi