Kolagen menjadi salah satu bahan yang paling banyak dibicarakan dalam dunia kecantikan. Mulai dari bubuk kolagen, minuman kolagen, hingga berbagai suplemen anti-aging kini semakin mudah ditemukan di pasaran.

Namun, tahukah Anda bahwa tubuh sebenarnya mampu memproduksi kolagen secara alami?

Kolagen merupakan protein paling melimpah di dalam tubuh yang berfungsi menjaga elastisitas kulit, memperkuat rambut dan kuku, menopang kesehatan sendi, hingga membantu mempertahankan kekuatan tulang.

Sayangnya, produksi kolagen mulai menurun seiring bertambahnya usia, bahkan umumnya dimulai sejak akhir usia 20-an. Akibatnya, kulit perlahan kehilangan elastisitas, garis halus mulai tampak, dan tubuh tidak lagi sekuat saat masih muda.

Meski begitu, bukan berarti semua orang harus mengandalkan suplemen kolagen.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa pola makan sehari-hari juga memiliki peran penting dalam membantu tubuh memproduksi kolagen secara alami.

Nutrisi yang dibutuhkan untuk membentuk kolagen sebenarnya bisa diperoleh dari berbagai bahan makanan yang mudah ditemukan.

Dan, dikutip dari Times of India, Kamis (9/7/2026), berikut 5 makanan yang dapat membantu mendukung produksi kolagen secara alami.

1. Buah Kaya Vitamin C

Vitamin C merupakan salah satu nutrisi terpenting dalam proses pembentukan kolagen. Tanpa asupan vitamin C yang cukup, tubuh akan kesulitan menghasilkan protein penting ini.

Sebuah ulasan yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients menyebutkan bahwa vitamin C berperan penting dalam sintesis kolagen sekaligus membantu melindungi sel-sel kulit dari kerusakan akibat radikal bebas.

Beberapa buah yang kaya vitamin C antara lain jeruk, lemon, jambu biji, kiwi, stroberi, hingga buah amla atau gooseberry India yang selama ini dikenal sebagai salah satu buah dengan kandungan vitamin C sangat tinggi.

Mengonsumsi buah-buahan tersebut secara rutin dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk menjaga kesehatan kulit dari dalam.

2. Kaldu Tulang

Kaldu tulang atau bone broth semakin populer sebagai makanan pendukung kesehatan kulit. Padahal, hidangan ini telah lama menjadi bagian dari berbagai tradisi kuliner di banyak negara.

Proses perebusan tulang dalam waktu lama membantu melepaskan kolagen serta asam amino penting seperti glisin dan prolin. Setelah dikonsumsi, tubuh akan memecah senyawa tersebut dan menggunakannya untuk berbagai kebutuhan, termasuk pembentukan kolagen.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa peptida kolagen berpotensi membantu meningkatkan hidrasi dan elastisitas kulit. Namun, para peneliti juga menegaskan bahwa masih diperlukan studi jangka panjang untuk memastikan manfaatnya secara lebih menyeluruh.

Meski bukan "makanan ajaib", kaldu tulang tetap merupakan sumber nutrisi yang baik untuk mendukung kesehatan tubuh.

Baca Juga: Tak Hanya Skincare, 5 Buah Ini Penting untuk Kolagen Kulit