Di tengah persaingan bisnis digital yang semakin ketat, kualitas produk bukan lagi satu-satunya faktor yang menentukan keberhasilan sebuah usaha.

Menurut Digital Marketer sekaligus owner @mamika.official, Senni Tamara, strategi konten yang tepat justru menjadi pintu pertama untuk menarik perhatian calon pelanggan.

Senni menilai bahwa bagi pelaku UMKM yang baru membangun bisnis, konten memiliki peran yang lebih krusial dibandingkan produk pada tahap awal pemasaran.

"Menurut lo kontennya dulu apa barangnya dulu? Konten dulu sih. Barangnya gak bagus-bagus banget gak apa-apa. Yang penting kontennya meyakinkan," tutur Senni, dalam sebuah video sebagaimana Olenka kutip dari laman Instagram @senalar.id, Kamis (9/7/2026).

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pernyataan tersebut bukan berarti kualitas produk bisa diabaikan.

Menurutnya, konten yang berhasil menarik pembeli harus diimbangi dengan produk yang mampu memenuhi ekspektasi pelanggan.

Jika tidak, bisnis justru akan kehilangan kesempatan mendapatkan pelanggan setia.

"Kalau barang yang gak bagus, yang ada kita dihujat. Oh benar, pas udah beli ya. Iya, gak akan ada repeat," katanya.

Baca Juga: Tipe Karyawan yang Dibutuhkan Agar Bisnis Berkembang Lebih Cepat

Senni pun mengungkapkan bahwa tantangan terbesar UMKM saat ini bukan hanya memperoleh pelanggan baru, melainkan mempertahankan pelanggan lama.

Karena itu, ia menilai pengelolaan Customer Relationship Management (CRM) menjadi aset yang jauh lebih berharga dibandingkan terus-menerus mengeluarkan biaya untuk iklan.

"Sekarang itu UMKM, kalau CRM-nya bagus, udah gak usah ngiklan juga beres. Tinggal bikin aja barang yang sejenis, barang winning yang sejenis, tawarin ke customer yang lama," jelasnya.

Ia juga menyarankan agar pelaku UMKM mulai mengarahkan calon pembeli ke website milik sendiri, alih-alih hanya mengandalkan marketplace atau media sosial.

Dengan memiliki website, kata dia, pelaku usaha dapat mengumpulkan data pelanggan yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan nilai pelanggan sepanjang siklus hubungan mereka dengan bisnis.

"Lebih baik sekarang itu UMKM, kalau misalnya ngiklan langsung diarahin ke website sendiri. Jadi kita punya database, dan kita bisa mempertinggi LTV-nya customer kita. Karena kalau kita ke website sendiri, kita jadi punya email mereka, kita jadi punya nomor handphone mereka. Nanti kalau mau jualan lagi yang baru, tinggal broadcast aja. CRM-nya lebih mudah," tutup Senni.

Baca Juga: Cara Mengelola Cash Flow dan Profitabilitas agar Bisnis Tumbuh Berkelanjutan Menurut Pakar Keuangan dan Investasi