Pegiat politik, Arif Wicaksono menilai jika berdasarkan hasil survei terbaru Media Survei Nasional (Median), Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyani (KDM) tidak membutuhkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming sebagai pasangannya di Pilpres 2029 mendatang.

Menurutnya, berdasarkan hasil survei elektabilitas, Gibran hanya mendapatkan 2 persen, sedangkan KDM memperoleh elektabilitas 19,8 persen. Karena itu, Gibran-lah yang membutuhkan Dedi Mulyadi dalam Pilpres mendatang. 

Baca Juga: Gibran Lagi Aktif-aktifnya, Pola Kampanyenya Perlu Diwaspadai, Hati-hati!

Baca Juga: Elektabilitas Prabowo Dikejar-kejar KDM, Selisihnya Tipis Banget!

Baca Juga: Bantu Warga Kena Musibah, KDM Semprot Balik Pengkritiknya: Kok Malah Nyinyir?

Baca Juga: Dedi Mulyadi Jangan Mau Tergoda Bujuk Rayu Jokowi, Rugi Sendiri Kalau Mau Maju Bareng Gibran di Pilpres 2029

"KDM nggak butuh Gibran. Yang butuh justru sebaliknya. Kalau KDM rela jadi pasangan itu, artinya dia sendiri yang ngecilin nilainya: 19,8% berbanding cuma 2%. KDM apa mau dipinjam popularitasnya?" cuitnya seperti dikutip dalam akun X pribadinya, Rabu (23/6/2026).

Sementara itu, Dedi Mulyadi menepis kabar dirinya akan berpasangan dengan Gibran di Pilpres mendatang. Ia menegaskan hingga kini dirinya ingin fokus menyelesaikan tugasnya sebagai Gubernur Jawa Barat.

"Kita lagi mikir bagaimana jadi gubernur yang sukses. Tidak mikir yang lain," katanya.