"Biar kamu tetap bugar, nggak bisa kamu nonton semuanya. Jadi, tonton pertandingan yang memang benar-benar pengin kamu tonton," katanya.

Dengan cara ini, tubuh tetap memiliki waktu istirahat yang cukup sehingga risiko kelelahan dapat dikurangi.

Dipaparkan dr. Tirta, begadang memang akan mengurangi waktu tidur malam. Karena itu, dr. Tirta menyarankan agar keesokan harinya menyediakan waktu untuk beristirahat sebagai bentuk pemulihan.

"Kalau kamu sudah mau begadang, pastikan besok ada waktu untuk 'nabung tidur'. Walaupun memang, tidur pengganti itu tidak bisa sepenuhnya menggantikan kualitas tidur malam," jelasnya.

Ia pun menegaskan bahwa tidur di malam hari tetap merupakan waktu istirahat terbaik bagi tubuh.

Nah, sebelum memutuskan begadang, lanjut dr. Tirta, kondisi tubuh juga perlu diperhatikan. Jangan memaksakan diri apabila sebelumnya sudah menjalani aktivitas yang sangat melelahkan.

"Sebelum begadang, jangan terlalu lelah dan tetap penuhi kebutuhan cairan tubuh. Kalau sampai dehidrasi, bisa sakit, Bos," ujar dr. Tirta.

Tak hanya itu, menjaga asupan cairan dan kondisi fisik tetap prima pun dinilai dr. Tirta dapat membantu tubuh menghadapi aktivitas hingga larut malam.

Baca Juga: Stres Berlebih Bisa Ganggu Tidur Nyenyak, Ini Saran Dokter Tirta