3. Tepung Oat
Tepung oat dibuat dari oat utuh yang digiling menjadi bubuk halus. Tepung ini mengandung beta-glukan, yaitu serat larut yang telah banyak dikenal mampu memperlambat pencernaan dan membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Selain itu, beta-glukan juga bermanfaat bagi kesehatan jantung. Tepung oat cocok digunakan untuk membuat bubur, roti, kue, maupun biskuit.
4. Tepung Barley
Tepung barley merupakan sumber beta-glukan yang sangat baik. Saat dicerna, serat larut ini membentuk gel di dalam saluran pencernaan sehingga memperlambat penyerapan karbohidrat dan membantu mencegah lonjakan gula darah.
Tepung barley dapat dicampurkan dengan tepung terigu saat membuat roti, kue, atau berbagai makanan panggang lainnya agar kandungan seratnya meningkat.
5. Tepung Jowar (Sorgum)
Tepung jowar atau sorgum berasal dari biji-bijian yang secara alami bebas gluten. Tepung ini kaya akan serat, antioksidan, vitamin, dan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan.
Kandungan seratnya membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sekaligus mendukung kestabilan kadar gula darah.
Tepung jowar dapat digunakan untuk membuat roti, pancake, maupun berbagai jenis kue.
Nah Growthmates, meski kelima jenis tepung tersebut memiliki kandungan serat yang lebih tinggi dibandingkan tepung terigu olahan, penderita diabetes tetap perlu memperhatikan porsi makan dan pola makan secara keseluruhan.
Mengombinasikan makanan tinggi serat dengan protein, lemak sehat, serta aktivitas fisik yang rutin akan memberikan manfaat yang lebih optimal dalam menjaga kadar gula darah tetap terkendali. Semoga informasinya bermanfaat, ya!
Baca Juga: 5 Smoothies Tinggi Serat dan Protein yang Aman untuk Diabetes, Mau Coba?