PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin) mencatatkan pertumbuhan positif sepanjang tahun buku 2025 di tengah pesatnya digitalisasi sistem pembayaran nasional.

Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025, Perseroan mengumumkan kinerja yang menunjukkan penguatan fondasi bisnis sekaligus semakin mengukuhkan perannya sebagai penyelenggara infrastruktur sistem pembayaran nasional.

Seiring meningkatnya adopsi transaksi digital di Indonesia, segmen layanan digital Jalin tumbuh sebesar 38 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kinerja tersebut didorong oleh meningkatnya kebutuhan industri terhadap layanan yang mampu menghubungkan perbankan, perusahaan teknologi finansial, serta berbagai pelaku dalam ekosistem pembayaran digital.

Sejak berdiri pada 2016, Jalin terus memperluas jangkauan layanannya. Dalam kurun waktu kurang dari satu dekade, perusahaan telah menghubungkan lebih dari 105 institusi perbankan dan perusahaan teknologi finansial.

Dengan dukungan struktur kepemilikan dalam ekosistem Danantara Indonesia melalui Holding BUMN Danareksa bersama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk., Jalin terus meningkatkan kapasitas infrastrukturnya guna menjawab kebutuhan transaksi digital yang terus berkembang sekaligus mendukung agenda percepatan ekonomi digital nasional.

Direktur Utama Jalin, Ario Tejo Bayu Aji, mengatakan pertumbuhan yang diraih selama 2025 mencerminkan pentingnya keberadaan infrastruktur pembayaran yang mampu berkembang seiring meningkatnya kebutuhan pemerintah, industri, maupun masyarakat.

"Dalam waktu kurang dari satu dekade, Jalin tumbuh bersama ekosistem pembayaran nasional. Ke depan, fokus Perseroan adalah memastikan infrastruktur pembayaran nasional semakin terhubung, efisien, dan siap menjawab kebutuhan transaksi yang terus meningkat sekaligus mendukung agenda digitalisasi sistem keuangan nasional," terang Ario Tejo Bayu Aji, dikutip dari keterangan resminya, Rabu (8/7/2026).

Baca Juga: AFTECH dan Jalin Ajak Industri Waspadai Fraud AI di Ekosistem Pembayaran Digital