Growthmates, penderita diabetes perlu lebih cermat dalam memilih sumber karbohidrat, termasuk jenis tepung yang digunakan sehari-hari.

Pasalnya, tepung olahan seperti tepung terigu dapat lebih cepat meningkatkan kadar gula darah.

Sebagai alternatif, tepung tinggi serat menawarkan manfaat yang lebih baik karena membantu memperlambat penyerapan glukosa, membuat kenyang lebih lama, dan mendukung pengendalian gula darah.

Dan, dikutip dari Times of India, Rabu (8/7/2026), berikut 5 jenis tepung tinggi serat yang patut dipertimbangkan untuk melengkapi menu harian.

1. Tepung Ragi (Finger Millet)

Tepung ragi atau finger millet dikenal kaya akan serat pangan, kalsium, serta asam amino esensial.

Kandungan seratnya membantu memperlambat proses penyerapan glukosa sehingga kadar gula darah menjadi lebih stabil.

Tepung ini dapat diolah menjadi berbagai hidangan, seperti roti, bubur, dosa, hingga aneka kue dan biskuit.

2. Tepung Besan (Tepung Gram)

Tepung besan berasal dari buncis yang digiling halus. Selain tinggi serat, tepung ini juga mengandung protein yang cukup tinggi sehingga memiliki indeks glikemik lebih rendah dibandingkan tepung terigu olahan.

Karena itu, tepung besan dapat menjadi alternatif yang lebih baik bagi penderita diabetes.

Tepung ini banyak digunakan untuk membuat chilla, dhokla, khandvi, hingga berbagai camilan gurih.

Baca Juga: Benarkah Nasi Merah Lebih Baik daripada Nasi Putih untuk Diabetes? Ini Faktanya Menurut Ahli

3. Tepung Oat

Tepung oat dibuat dari oat utuh yang digiling menjadi bubuk halus. Tepung ini mengandung beta-glukan, yaitu serat larut yang telah banyak dikenal mampu memperlambat pencernaan dan membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Selain itu, beta-glukan juga bermanfaat bagi kesehatan jantung. Tepung oat cocok digunakan untuk membuat bubur, roti, kue, maupun biskuit.

4. Tepung Barley

Tepung barley merupakan sumber beta-glukan yang sangat baik. Saat dicerna, serat larut ini membentuk gel di dalam saluran pencernaan sehingga memperlambat penyerapan karbohidrat dan membantu mencegah lonjakan gula darah.

Tepung barley dapat dicampurkan dengan tepung terigu saat membuat roti, kue, atau berbagai makanan panggang lainnya agar kandungan seratnya meningkat.

5. Tepung Jowar (Sorgum)

Tepung jowar atau sorgum berasal dari biji-bijian yang secara alami bebas gluten. Tepung ini kaya akan serat, antioksidan, vitamin, dan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan.

Kandungan seratnya membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sekaligus mendukung kestabilan kadar gula darah.

Tepung jowar dapat digunakan untuk membuat roti, pancake, maupun berbagai jenis kue.

Nah Growthmates, meski kelima jenis tepung tersebut memiliki kandungan serat yang lebih tinggi dibandingkan tepung terigu olahan, penderita diabetes tetap perlu memperhatikan porsi makan dan pola makan secara keseluruhan.

Mengombinasikan makanan tinggi serat dengan protein, lemak sehat, serta aktivitas fisik yang rutin akan memberikan manfaat yang lebih optimal dalam menjaga kadar gula darah tetap terkendali. Semoga informasinya bermanfaat, ya!

Baca Juga: 5 Smoothies Tinggi Serat dan Protein yang Aman untuk Diabetes, Mau Coba?