Armand Wahyudi Hartono, salah satu ahli waris grup Djarum yang saat ini menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur BCA, membagikan rumus sukses dalam berbisnis. Menurutnya, rumus sukses berbisnis adalah membantu dengan tulus dan kemudian memetik hasil.

“Ketika kita membantu orang, dia akan merasa berterima kasih, merasa bersyukur. Itu makhluk hidup, semua makhluk itu punya rasa syukur. Ketika ada rasa syukur, ingin mengembalikan sesuatu,” tutur Armand, dalam sebuat video yang dikutip Olenka, Sabtu (8/3/2025).

Putra bungsu dari pemilik PT Djarum, Robert Budi Hartono, ini mengatakan, rumus sukses berbisnis tersebut sebenarnya merupakan warisan berharga dari sang kakek, Oei Wie Gwan, yang merupakan pendiri Djarum Group.

Sebagaimana diketahui, sebelum mendirikan Djarum, Oei Wie Gwan sudah lebih dulu terjun ke dunia bisnis dengan menjalankan usaha kembang api atau mercon di tahun 1930-an dengan merek Leo. Merek Leo sukses menguasai pasar kembang api di Indonesia pada masanya.

Dikatakan Armand, sang kakek paham betul bahwa bisnis adalah memahami permasalahan masyarakat dan memberikan solusi yang tepat. Berangkat dari hal inilah, sang kakek membaca kebutuhan masyarakat akan sesuatu yang meriah saat perayaan perkawinan.

“Kakek saya itu, kalau dia ngobrol sama orang-orang, dia pasti selalu tanya: Kamu ada acara gak, butuh petasan gak. Terus dia ngasih sample petasannya gratis. Dia juga selalu bicara sat set dengan orang lain, dan tanya kebutuhan orang itu jika ada acara perkawinan. Lagi-lagi dia akan menawarkan petasannya,” papar Armand.

Baca Juga: Pandangan Armand Hartono soal Uang: Bisa Menguak Jati Diri Asli Manusia

Armand pun melanjutkan, sebagai seorang pebisnis, sang kakek saat selalu selalu berusaha menjadi solutif pada setiap permasalahan orang-orang yang ditemuinya.

“Dia juga selalu bilang: Lain kali, kalo butuh petasan atau ada acara, inget saya ya. Caranya begitu. Dia selalu kasih sample produk dulu,” sambung Armand.

Lebih lanjut, Armand pun mengatakan, rumus jualan yang dianut sang kakek tersebut pun ia terapkan di berbagai sektor, baik produk maupun jasa. Armand mengatakan, dirinya telah menerapkan hal tersebut di berbagai lini bisnis Djarum Group, termasuk Bank BCA.

“Sama seperti saya jualan apapun juga. Akhirnya saya dulu di consumer good, saya jualan rokok, ya jual rokok harus ada sample. Saya juga jualan macem-macem, sampai ke BCA hari ini ya sama. Kita layani dulu dengan baik, karena itulah bisnis,” terang Armand.

“Ketika orang merasa berterima kasih, merasa ada utang budi atau apa, dia mau bayar. Rela membayar. Begitu saja rumusnya,” lanjut Armand Hartono.

Lebih lanjut, Armand pun mengingatkan pemilik usaha untuk serius dalam mengimplementasikan rumus berbisnis keluarganya itu. Ia juga mengingatkan pemilik usaha agar lebih bijak dan tidak melakukan istilah 'bakar uang'.

“Tapi ingat, pak, kalau anda terus membantu tapi enggak dibayar, Anda akan kehabisan energi. Istilahnya kerja bakti. Kalau kehabisan energi ya bangkrut, pak. Jadi, jangan juga bakar duit,” pungkas Armand.

Baca Juga: Armand Hartono: Kesuksesan Tak Berasal dari Diri Sendiri, tapi dari Elemen Pendukung