Setiap orang memiliki cara yang berbeda dalam memaknai kesuksesan. Bagi Armand Hartono, Wakil Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA), keberhasilan seseorang bukan hanya berasal dari kemampuan pribadi, melainkan didukung oleh berbagai elemen di sekitarnya.
Armand menilai bahwa kesuksesan merupakan hasil kolaborasi banyak pihak dan dipengaruhi oleh kondisi eksternal, bukan semata kerja keras individu. Salah satu contohnya adalah kesuksesan kakeknya yang berkembang seiring dengan kemajuan Indonesia.
Baca Juga: 3 Prioritas Hidup Armand Hartono Sang ‘Putra Mahkota’ BCA, Apa Saja?
“Karena teman-teman, karena nasabah, karena ekonomi lagi naik. Ya kakek saya bisa berkembang besar karena Indonesia bertambah besar,” ujarnya seperti yang dilansir dari Olenka pada Kamis (27/2/2025)
Armand menuturkan, perjalanan karirnya selama 30 tahun di Indonesia tidak terlepas dari dukungan banyak pihak dan kondisi ekonomi yang terus berkembang. Menurutnya, kesuksesan seseorang acap kali dipengaruhi oleh faktor eksternal, seperti peluang yang ada dan dukungan dari lingkungan sekitar.
“Saya juga ya 30 tahun berkarir saya bisa menjadi seperti ini karena Indonesia lagi maju. Ya karena banyak support,” lanjutnya.
Namun, di balik kesuksesan, Armand juga menyoroti pentingnya menghadapi masa-masa sulit tanpa menyalahkan diri sendiri maupun orang lain. Menurutnya, perubahan situasi adalah hal yang wajar terjadi, situasi dapat berubah sewaktu-waktu tanpa disadari, dan kesulitan harus dilewati dengan lapang dada.
“Dan ketika situasi sulit, jangan merasa itu salah Anda. Nggak, memang situasi bisa berubah kapanpun juga. Jangan blame others, jangan salahkan apa-apa, lewati saja.” unbkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Armand juga menyoroti fenomena flexing yang marak terjadi di media sosial. Ia mengingatkan bahwa kebiasaan memamerkan kesuksesan justru dapat menanamkan persepsi keliru bahwa keberhasilan sepenuhnya hasil kerja keras pribadi.
“sukses sedikit flexing di Instagram, di Tiktok. Saya tidak merekomendasikan itu karena akan menanam mindset bahwa Anda sukses karena diri Anda,” katanya.
Armand mengibaratkan kehidupan seperti konsep Build, Operate, Transfer (BOT), yakni membangun, menjalankan, dan akhirnya menyerahkan. Ia menekankan pentingnya kerendahan hati dalam menjalani hidup, karena roda kehidupan selalu berputar.
"Hidup itu BOT. Seperti naik gunung, pasti harus turun gunung lagi. Jangan sombong, tetap rendah hati," tambahnya.