Wakil Presiden Direktur BCA, Armand Hartono mengatakan ukuran risiko dalam bisnis sangat relatif. Besar kecilnya sebuah risiko bisnis berbeda-beda bagi setiap individu.
Bagi mereka yang belum banyak pengalaman dalam bisnis, investasi yang nilainya miliaran adalah bisnis dengan risiko sangat besar, tetapi ini bakal terlihat kecil bagi investor ulung dengan modal besar yang sudah wara-wiri di dunia bisnis dan investasi.
Baca Juga: Armand Hartono: Pemimpin Harus Humble, Tak Boleh Jemawa
“Relatif ya ukurannya ya. Bagi seorang Warren Buffett yang dia investasi miliaran dolar, miliaran dolar, dia kalau salah juga miliaran dolar. Resiko besar bagi kita, bagi dia biasa tuh, harian tuh,” kata Armand Hartono dilansir Olenka.id Senin (19/1/2026).
Armand Hartono mengatakan dunia bisnis dan investasi memang tidak bisa dipisahkan dengan risiko, namun risiko-risiko itu dapat diminimalkan lewat berbagai cara. Dia mengatakan pengelolaan risiko dilakukan melalui pendekatan bertahap yaitu memulai dari skala usaha kecil serta menjadikan setiap kegagalan sebagai sarana pembelajaran.
“Nah itu dia, coba kecil-kecil dulu. Jangan sok-sokan, belum bisa terus kita bisa naik gunung tanpa pakai tali. Bunuh diri kalau begitu,” ujarnya.
Menurutnya keahlian memitigasi risiko dalam dunia bisnis dan investasi butuh jam terbang dan pengalaman panjang, kehebatan itu tidak bisa didapat dengan cara instan.
“Kita harus latihan dulu bertahun-tahun, berapa puluh ribu jam, akhirnya baru bisa. Itu namanya mengumpulkan data. Bukan hanya data, kita mengumpulkan data melalui pengalaman,” ujarnya.
Baca Juga: Armand Hartono: Tak Ada Hal Baik dari Efek Pinjaman Online
“Karena anda harus bisa mitigasi resikonya, sehingga resiko besar itu tidak membunuh kita. Akhirnya memang harus melalui proses. Dan itu harus belajar. Daripada mencoba sesuatu yang besar, coba dulu yang kecil,” pungkasnya.