Nama Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI, Febrie Adriansyah, kembali menjadi sorotan publik setelah tim gabungan kepolisian menggeledah Cafe de'Clan dan Koin Money Changer di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, dalam penyidikan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Di tengah ramainya perhatian terhadap kasus tersebut, rekam jejak Febrie sebagai jaksa yang menangani berbagai perkara korupsi besar di Indonesia pun kembali menjadi perhatian.

Lantas, siapa sebenarnya Febrie Adriansyah? Berikut Olenka rangkum profil, perjalanan karier, hingga kiprahnya di Korps Adhyaksa dari berbagai sumber, Kamis (9/7/2026).

Latar Belakang dan Keluarga

Dikutip dari Wikipedia, Febrie Adriansyah lahir di Jakarta pada 19 Februari 1968.

Meski lahir di ibu kota, ia menghabiskan masa kecil hingga remajanya di Jambi. Di provinsi tersebut pula ia menempuh pendidikan sejak sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

Dalam kehidupan pribadinya, Febrie Adriansyah diketahui menikah dengan Rugun Saragih yang saat ini menjabat sebagai Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Lingkungan Pidana Khusus.

Selain aktif mendampingi suaminya, Rugun juga berprofesi sebagai jaksa fungsional.

Pendidikan

Febrie merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Jambi. Setelah meraih gelar Sarjana Hukum, ia melanjutkan pendidikan pascasarjana hingga memperoleh gelar Magister Ilmu Hukum dan Doktor Ilmu Hukum di Universitas Airlangga.

Adapun, disertasi doktoralnya berjudul ‘Reformulasi Bukti Permulaan yang Cukup dalam Penyitaan Aset Tindak Pidana Pencucian Uang’, yang menunjukkan ketertarikannya pada pengembangan sistem penegakan hukum, khususnya dalam pemberantasan tindak pidana pencucian uang.

Awal Karier di Korps Adhyaksa

Dikutip dari Kejaksaan.go.id, karier Febrie sebagai jaksa dimulai pada 1996 saat bertugas di Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Kabupaten Kerinci.

Jabatan terakhirnya di satuan kerja tersebut adalah Kepala Seksi Intelijen sebelum kemudian memperoleh berbagai penugasan di sejumlah daerah.

Pengalaman sejak awal karier tersebut menjadi fondasi yang membawanya meniti jenjang karier hingga menduduki posisi strategis di lingkungan Kejaksaan Agung.

Jejak Karier

Masih dikutip dari Kejaksaan.go.id, sepanjang kariernya di Korps Adhyaksa, Febrie Adriansyah telah mengemban berbagai jabatan strategis di lingkungan Kejaksaan.

Ia mengawali karier sebagai jaksa di Kejaksaan Negeri Sungai Penuh sebelum dipercaya menjadi Kepala Seksi Intelijen di satuan kerja yang sama.

Setelah itu, ia meniti karier sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Bandung, Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, hingga Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur.

Rekam jejaknya terus berlanjut ketika dipercaya menjabat sebagai Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, kemudian dilantik sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta pada Juli 2021.

Puncak perjalanan karier Febrie diraih ketika resmi dilantik sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung pada 6 Januari 2022 menggantikan Ali Mukartono.

Sejak dipercaya mengemban jabatan tersebut, Febrie memimpin penanganan berbagai perkara korupsi besar yang menjadi perhatian nasional dan hingga kini masih menjabat sebagai Jampidsus Kejaksaan Agung RI.

Baca Juga: Mengenal Sosok Faik Fahmi, Pemimpin Berpengalaman yang Kini Menakhodai Pelita Air