1. Bagel

Bagel sering mendapat reputasi buruk karena kandungan karbohidratnya yang tinggi. Padahal, menurut ahli gizi Kelsey Kunik, RDN, bagel tetap bisa menjadi pilihan sarapan yang sehat jika dipadukan dengan sumber protein dan lemak sehat. Kombinasi tersebut membantu memperlambat proses pencernaan sehingga energi dilepaskan lebih stabil sepanjang pagi.

Satu buah bagel polos ukuran sedang mengandung sekitar 277 kalori, 11 gram protein, dan 55 gram karbohidrat. Agar lebih bergizi, tambahkan topping tinggi protein seperti telur, yogurt Yunani, keju cottage, atau salmon asap. Pilih juga bagel gandum utuh yang mengandung lebih banyak serat.

Selain memperhatikan jenisnya, ukuran porsi juga penting. Sebaiknya pilih bagel berukuran kecil atau sedang dibandingkan ukuran jumbo agar asupan kalori tetap terkontrol, sehingga bagel tetap bisa menjadi menu sarapan yang mengenyangkan sekaligus memberi energi.

Baca Juga: Sarapan Sudah Banyak, Kok Masih Lemas? Bisa Jadi Karena 5 Makanan Ini

  1. Sereal

Sereal kerap dianggap sebagai menu sarapan yang kurang sehat karena identik dengan kandungan gula tambahan yang tinggi. 

Padahal, menurut ahli gizi Patricia Kolesa, MS, RDN, tidak semua sereal memiliki kandungan gula berlebih. Ia menyarankan memilih sereal dengan gula tambahan maksimal 20% dari Nilai Harian dan mengandung setidaknya 3–5 gram serat per porsi.

Selain menjadi pilihan yang praktis dan ekonomis, banyak sereal yang telah diperkaya dengan vitamin dan mineral penting, seperti vitamin B, zat besi, dan folat. Nutrisi tersebut berperan dalam mendukung produksi energi sekaligus memenuhi kebutuhan gizi harian.

Agar lebih bernutrisi, konsumsi sereal bersama susu yang kaya protein, kalsium, vitamin D, dan kalium. Kamu juga bisa menambahkan buah segar, kacang-kacangan, atau biji-bijian sebagai topping untuk meningkatkan kandungan serat dan membuat sarapan lebih mengenyangkan.

Semoga bermanfaat!