Growthmates, pernah nggak sih kamu merasa, belum juga memulai aktivitasdi awal hari tapi rasa stres sudah datang lebih dulu. Tenggat pekerjaan, urusan rumah tangga, hingga notifikasi yang terus bermunculan sering kali membuat pagi terasa begitu melelahkan.
Menurut American Psychology Association, stres bukan hanya perasaan tidak nyaman, melainkan sakit yang kerap dikaitkan dengan banyak dampak negatif terhadap kesehatan, termasuk peningkatan risiko hipertensi, kesehatan kekebalan tubuh yang lebih lemah, dan perubahan mikrobiota usus (bakteri).
Meski tidak bisa mengendalikan semua pemicu stres, kamu tetap bisa mengatur bagaimana memulai hari. Ahli mengungkap beberapa kebiasaan sederhana yang dilakukan sebelum pukul 09.00 dapat membantu menjaga suasana hati tetap tenang sekaligus mengurangi risiko dampak kesehatan akibat stres berkepanjangan.
Penasaran apa saja? Berikut tiga di antaranya seperti dikutip dari laman Olenka, Jumat (3/7/2026).
Baca Juga: Paparan Sinar Matahari Pagi Ternyata Tak Selalu Aman, Studi Ungkap Risikonya bagi Kulit
-
Nikmati Sinar Matahari Pagi
Paparan sinar matahari di pagi hari ternyata bukan hanya membuat tubuh terasa lebih segar, tetapi juga dapat membantu mengurangi stres. Menurut para ahli, cahaya alami pada satu jam pertama setelah bangun tidur berperan penting dalam mengatur ritme sirkadian atau jam biologis tubuh.
Saat ritme sirkadian bekerja dengan baik, tubuh akan lebih mudah merasa waspada di pagi hari dan tidur lebih nyenyak pada malam hari. Tidur yang berkualitas inilah yang menjadi salah satu kunci agar tubuh lebih mampu menghadapi tekanan dan stres sehari-hari.