Sarapan menjadi salah satu waktu makan yang penting untuk memulai hari. Selain mengembalikan energi setelah tubuh berpuasa semalaman, menu sarapan yang tepat juga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan mencegah tubuh mudah lemas di tengah aktivitas.
Sarapan seimbang juga disebut berperan penting dalam memulihkan energi setelah berpuasa semalaman sekaligus membantu mencegah kelelahan di pagi hari dan keinginan makan berlebihan di waktu berikutnya.
Sayangnya, masih banyak makanan sarapan yang kerap dicap "buruk" karena mengandung karbohidrat, gula tambahan, atau lemak. Padahal, jika dikonsumsi dalam porsi yang tepat dan dipadukan dengan menu bergizi lainnya, makanan-makanan tersebut justru dapat menjadi sumber energi yang tahan lama.
Baca Juga: Ramah Diabetes, Ini 5 Menu Sarapan Sehat yang Aman dari Lonjakan Gula Darah
Menukil laman Eating Well, Kamis (9/7/2026), para ahli gizi membagikan empat makanan sarapan yang sering disalahpahami, tetapi sebenarnya dapat membantu menjaga energi tubuh sepanjang hari.
-
Kentang
Kentang sering kali mendapat reputasi buruk sebagai sumber karbohidrat, termasuk untuk menu sarapan. Padahal, menurut ahli gizi Toby Amidor, MS, RD, kentang merupakan sayuran padat nutrisi yang dapat menjadi sumber energi untuk memulai hari.
"Kentang menyediakan energi, kalium, dan vitamin C yang dibutuhkan tubuh untuk menunjang aktivitas sepanjang hari," ujar Amidor.
Satu buah kentang ukuran sedang mengandung sekitar 159 kalori, 3,5 gram protein, 37 gram karbohidrat, dan 3,5 gram serat. Selain itu, kentang juga memenuhi sekitar 20% kebutuhan harian kalium dan 24% kebutuhan vitamin C.