Lebih lanjut, dr. Tirta menegaskan bahwa kualitas recovery dipengaruhi oleh pola hidup secara keseluruhan, bukan hanya oleh satu jenis minuman.
Menurutnya, tidur yang cukup, pola makan bergizi, hidrasi yang baik, hingga kemampuan mengelola stres memiliki peran yang jauh lebih besar dibandingkan sekadar mengonsumsi kopi setelah berolahraga.
"Mau habis olahraga apa pun, nge-gym, futsal, atau aktivitas lainnya, mau ngopi enggak apa-apa. Karena yang berpengaruh terhadap recovery adalah aktivitasmu seharian. Istirahatmu cukup atau enggak? Tidurmu cukup atau enggak? Makanmu bergizi atau enggak? Apakah kamu sedang stres kerja atau tidak?" jelasnya.
Karena itu, dr. Tirta mengingatkan agar masyarakat tidak menganggap kopi sebagai ‘obat’ untuk mempercepat pemulihan tubuh setelah berolahraga.
"Jadi kopi ini hanya sebagai pelengkap buat orang yang memang suka minum kopi. Jangan berpikir, 'supaya recovery saya cepat, saya ngopi saja'," tutupnya.
Baca Juga: Jantung Berdebar Setelah Minum Kopi, Berbahayakah? Begini Penjelasan Dokter Tirta