Nama Amanda Zahra kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah menyuarakan keberatannya terhadap unggahan seorang dokter yang berpraktik di jaringan klinik ERHA. Respons Amanda kemudian memicu diskusi luas mengenai profesionalisme tenaga medis, etika bermedia sosial, hingga hak pasien untuk merasa aman saat menjalani perawatan.
Di balik polemik tersebut, Amanda Zahra memang sudah lama dikenal sebagai salah satu influencer dengan citra positif dan basis pengikut yang besar di media sosial.
Baca Juga: Masih Bingung Pilih Skincare yang Tepat? ERHA Punya AI yang Bisa Cek Kondisi Kulit Cuma Lewat Selfie
Amanda Zahra memiliki nama lengkap Amanda Nur Alliyah Zahra. Ia lahir pada 8 Mei 1996 dan pernah menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM). Latar belakang pendidikannya membuat Amanda kerap dipandang sebagai figur publik yang tak hanya dikenal karena konten gaya hidup, tetapi juga memiliki prestasi akademik.
Namanya mulai menjadi perhatian publik pada 2022 ketika kehidupan pribadinya menjadi sorotan. Meski menghadapi berbagai persoalan dalam rumah tangganya saat itu, Amanda memilih tetap aktif berkarya di media sosial sambil membesarkan putrinya. Sikapnya yang tenang dalam merespon komentar publik membuat banyak warganet memberikan dukungan.
Baca Juga: Berkenalan dengan Fujianti Utami Putri dan Jejak Karier Jadi Influencer Ternama
Seiring waktu, Amanda terus mengembangkan karier sebagai content creator. Ia rutin membagikan konten seputar kecantikan, fashion, parenting, hingga kesehariannya sebagai ibu. Gaya komunikasinya yang santai dan autentik membuat Amanda dipercaya bekerja sama dengan berbagai merek kecantikan dan gaya hidup.
Pada akhir 2025, Amanda kembali menjadi perhatian setelah resmi menikah dengan Adli. Kabar tersebut disambut hangat oleh para pengikutnya yang mengikuti perjalanan hidup Amanda selama beberapa tahun terakhir.
Kini, Amanda kembali menjadi sorotan setelah mengkritik unggahan seorang dokter yang dinilainya tidak mencerminkan profesionalisme tenaga medis. Dalam unggahan di Instagram Story, Amanda mengaku merasa tidak nyaman apabila seorang dokter di klinik kecantikan memberikan komentar yang menghakimi atau mempermalukan seseorang terkait dugaan menjalani prosedur estetika.
Pernyataan tersebut mendapat perhatian luas di media sosial. Tak lama kemudian, dokter yang bersangkutan menyampaikan permintaan maaf, sementara ERHA Group mengeluarkan pernyataan resmi dan memutuskan membebastugaskan sementara tenaga medis tersebut selama proses evaluasi internal berlangsung.