Sistem Kerja Masih Menguntungkan Orang yang Bangun Pagi
Sebagian besar perusahaan masih menerapkan jam kerja konvensional, yakni sekitar pukul 09.00 hingga 17.00.
Dalam sistem seperti ini, karyawan yang datang lebih awal memiliki lebih banyak kesempatan untuk berinteraksi dengan atasan, mengikuti rapat pagi, atau terlibat dalam diskusi penting. Kehadiran mereka lebih mudah terlihat oleh manajemen sehingga berpotensi memperoleh pengakuan lebih besar.
Sebaliknya, kontribusi karyawan yang bekerja sangat produktif pada malam hari sering kali kurang terlihat, meskipun hasil pekerjaannya memiliki kualitas yang sama atau bahkan lebih baik.
Namun, tren kerja fleksibel dan sistem kerja hibrida yang semakin berkembang diperkirakan dapat mengurangi bias tersebut. Dengan jadwal yang lebih fleksibel, karyawan memiliki kesempatan bekerja sesuai ritme biologisnya sehingga produktivitas dapat lebih optimal.
Kreativitas Mengikuti Jam Biologis
Jam biologis juga memengaruhi kreativitas seseorang.
Penelitian menunjukkan bahwa individu yang terbiasa bangun pagi cenderung menghasilkan ide terbaik pada pagi hingga siang hari. Sebaliknya, mereka yang memiliki kronotipe malam biasanya lebih kreatif ketika bekerja pada sore atau malam hari.
Temuan ini menunjukkan bahwa kreativitas tidak ditentukan oleh waktu tertentu, melainkan oleh kesesuaian antara waktu bekerja dengan ritme alami tubuh masing-masing individu.
Jadi, Siapa yang Lebih Mudah Dipromosikan?
Jawabannya bergantung pada budaya kerja di masing-masing perusahaan.
Di organisasi yang masih menerapkan jam kerja ketat dan budaya kerja konvensional, karyawan yang bangun lebih pagi memang berpeluang memperoleh keuntungan karena lebih mudah dipersepsikan sebagai sosok yang disiplin dan berdedikasi.
Namun, berbagai penelitian terbaru menunjukkan bahwa karyawan dengan kronotipe malam dapat memiliki tingkat produktivitas yang sama, bahkan lebih tinggi, apabila diberi keleluasaan untuk bekerja sesuai jam biologis mereka.
Disclimer:
Temuan penelitian ini menggambarkan kecenderungan umum dan tidak dapat dijadikan patokan bahwa semua orang yang bangun pagi akan lebih mudah dipromosikan atau bahwa tim yang suka begadang memiliki peluang karier yang lebih rendah. Setiap individu memiliki jam biologis, gaya kerja, serta lingkungan kerja yang berbeda.
Baca Juga: Rutinitas Pagi Jeff Bezos Diungkap Sang Istri, Ternyata Selalu Minum Ini Sebelum Mulai Bekerja