Growthmates, bagi Warren Buffett, membangun kekayaan tidak bisa dipisahkan dari membangun pengetahuan. Investor legendaris sekaligus CEO Berkshire Hathaway itu dikenal menghabiskan sebagian besar waktunya untuk membaca.
Bahkan, Buffett pernah mengatakan bahwa kebiasaan membaca menjadi salah satu fondasi utama dalam setiap keputusan investasinya.
Saat berbicara di Columbia Business School pada tahun 2000, Buffett mengungkapkan bahwa ia membaca ratusan halaman setiap hari.
Menurutnya, pengetahuan bekerja layaknya bunga majemuk (compound interest), dimana sedikit demi sedikit akan terus bertambah nilainya seiring waktu.
Ia juga menegaskan bahwa siapa pun dapat membangun kebiasaan tersebut, meski hanya sedikit orang yang mampu melakukannya secara konsisten.
Tak heran jika buku-buku yang direkomendasikan Buffett banyak membahas investasi jangka panjang, kepemimpinan, pengambilan keputusan, hingga psikologi manusia.
Dan, dikutip dari The Economic Times, Kamis (9/7/2026), berikut 6 buku favorit Warren Buffett yang diyakini dapat mengubah cara pandang Anda tentang uang, bisnis, dan kesuksesan.
1. The Intelligent Investor Karya Benjamin Graham
The Intelligent Investor merupakan salah satu buku investasi paling berpengaruh sepanjang masa. Buku ini memperkenalkan konsep value investing atau investasi nilai, yakni membeli perusahaan berdasarkan fundamental bisnisnya, bukan karena euforia pasar atau spekulasi jangka pendek.
Benjamin Graham juga menjelaskan perbedaan mendasar antara investasi dan spekulasi, serta pentingnya disiplin, kesabaran, dan perlindungan terhadap risiko kerugian.
Warren Buffett berkali-kali menyebut buku ini sebagai fondasi filosofi investasinya. Bahkan, ia pernah mengatakan bahwa membeli buku karya Graham merupakan salah satu investasi terbaik yang pernah dilakukannya karena konsep-konsepnya dijelaskan secara logis, sederhana, dan mudah dipahami.
2. The Outsiders Karya William N. Thorndike
Dalam The Outsiders, William N. Thorndike mengulas delapan CEO yang mampu menghasilkan kinerja luar biasa melalui pendekatan kepemimpinan yang tidak konvensional.
Alih-alih menyoroti gaya manajemen tradisional, buku ini membahas bagaimana para pemimpin tersebut unggul dalam mengalokasikan modal, mengambil keputusan investasi, melakukan akuisisi, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham.
Buffett pernah memuji buku ini pada 2012 sebagai karya yang luar biasa tentang para CEO hebat. Ia secara khusus menyoroti kisah Tom Murphy, salah satu direktur Berkshire Hathaway, yang menurutnya merupakan manajer bisnis terbaik yang pernah ia kenal.
Baca Juga: Mengenal Warren Buffett, Investor Legendaris yang Filosofinya Masih Relevan hingga Kini