Akademisi dan praktisi bisnis, Rhenald Kasali mengatakan kedisiplinan menjadi menjadi salah satu poin penting dalam menentukan masa depan seorang individu. Kedisiplinan juga berperan penting dalam kemajuan peradaban sebuah bangsa.
Untuk itu nilai-nilai kedisiplinan mesti ditanamkan sejak dini. Keluarga yang gagal mengajarkan nilai-nilai kedisiplinan pada anak sama artinya mereka merenggut masa depan anak. Bagi Rhenald Kasali, individu yang tak disiplin sukar menemukan jalan mulus meraih masa depan yang lebih cerah.
Baca Juga: Rhenald Kasali: Mobil Otonom Berpotensi Gantikan Pengemudi Ride-Hailing di Masa Depan
“Ada etos keluarga, etos keluarga itu yang membedakan kalian satu dengan yang lainnya. Maka nanti ketika kalian punya anak, biasakan mendidik anak dengan benar,” Rhenald Kasali dilansir Olenka.id Senin (16/3/2026).
Sebaliknya lanjut Rhenald, anak-anak yang tumbuh di tengah keluarga yang disiplin biasanya punya masa depan yang jauh lebih menjanjikan. Dia mengatakan individu yang digembleng dalam kedisiplinan selalu punya cara menemukan jalan merengkuh kesuksesan.
“Orang yang disiplin akan ketemu banyak mujizat. Orang yang mau berpikir akan menemukan jalan keluar. Jadi itu pembentukannya,” ujarnya.
Kedisiplinan pada anak dapat diajarkan dari hal-hal kecil, misalnya saja meminta mereka merapikan pakaian dan perlengkapan sekolah baik sesudah atau sebelum berangkat sekolah. Lewat hal-hal kecil seperti ini anak-anak menjadi lebih paham akan tanggung jawabnya.
“Begitu anak mau pulang ke rumah, jangan kasih dia lempar sembarangan mentang-mentang ada pembantu di rumah. Biarkan sampai di rumah, merapikan sepatu, taruh di tempatnya, bangun tidur jam berapa harus normal, tanpa harus dibangunkan,” ujarnya.
Hal-hal kecil seperti ini, kata Rhenald menjadi pemandangan lazim di negara-negara maju. Di China atau di Jepang hal-hal seperti ini menjadi pemandangan lumrah. Hasilnya mereka bisa menjadi negara maju dengan kedisiplinan warganya yang sangat tinggi.
Jadi intinya, tingkat kedisiplinan berperan penting dalam menentukan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
“Saya tidak pernah melihat ada bangsa yang hebat, yang bisa jadi hebat karena tidak punya disiplin, tidak pernah. Yang hebat itu bukan cuma Tiongkok, Jepang itu juga disiplin,” ucapnya.
Baca Juga: Pandangan Rhenald Kasali Soal Bisnis Thrifting yang Dibidik Pemerintah
“Mereka nyebrang itu disiplin. Kalau kita kan nyebrang sembarangan, buang sampah mereka, mereka tidak buang sembarangan. Saya tidak pernah melihat bangsa negara yang sukses yang tidak ada disiplin,” tambahnya memungkasi.