Grab Indonesia memastikan bahwa pihaknya tetap beroperasional sebagaimana semestinya serta membantah rumor pemberhentian operasional di Indonesia. Perusahaan tersebut memastikam kepatuhan akan arahan dan kebijakan Pemerintah Indonesia.

Neneng Goenadi, CEO Grab Indonesia, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus berjalan selaras dengan agenda nasional dalam memperkuat ekonomi digital kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan. Menurutnya, Indonesia merupakan ekosistem penting bagi Grab.

Baca Juga: Bongkar Data GrabFood, Ini Menu Makanan dan Minuman Favorit Masyarakat

"Kami telah hadir untuk Indonesia selama lebih dari 10 tahun dan kami berkomitmen untuk terus bertumbuh dan mengambil peran aktif dalam mendukung kehidupan masyarakat Indonesia. Selama lebih dari satu dekade, Grab telah menjadi bagian dari keseharian jutaan masyarakat Indonesia," ujar Neneng dalam keterangan tertulis yang diterima, dikutip Senin (8/6/2026).

Dia menambahkan, "Komitmen ini tercermin dari kontribusi Grab terhadap sekitar 50% industri ride-hailing dan pengantaran online, dukungannya dalam menciptakan 4,6 juta peluang kerja melalui digitalisasi UMKM, serta program Grab untuk Indonesia senilai lebih dari Rp100 miliar bagi Mitra Pengemudi. Grab akan terus berkolaborasi dengan pemerintah, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan, karena bagi Grab, Indonesia bukan sekadar ekosistem, melainkan rumah tempat kami tumbuh bersama masyarakat."

Memastikan kehadirannya di Tanah Air, Grab bahkan baru saja menggelar Festival Burger Dunia yang berkolaborasi dengan Aldi Taher pada 5–7 Juni 2026 kemarin di Chillax Sudirman, Jakarta. Melinda Savitri, Country Marketing and Communications Head, Grab Indonesia, bahkan menyampaikan bahwa pihaknya merencanakan kegiatan lainnya sepanjang tahun ini.

"Kami ingin menghadirkan pengalaman kuliner yang memudahkan konsumen, sekaligus mendukung visibilitas para pelaku usaha kuliner dengan cara yang unik dan relevan dengan kebiasaan konsumen masa kini yang semakin sering mencari inspirasi makan melalui platform digital," tegasnya.