Akademisi dan praktisi bisnis, Rhenald Kasali mengatakan pendidikan keluarga menjadi salah satu faktor paling fundamental dalam membentuk karakter anak.
Memang pendidikan formal itu sangat penting, tetapi pendidikan keluarga juga memainkan peran yang tak kalah krusial, ia memberi dampak signifikan yang memengaruhi masa depan anak.
Baca Juga: Kemampuan China Membangun Nilai dalam Keterbatasan, Semakin Ditekan Semakin Maju
Pendidikan keluarga tidak melulu soal nasihat dan petuah orang tua, tindakan seluruh anggota keluarga juga menjadi kompas penuntun perkembangan anak.
Individu yang tumbuh menjadi pekerja keras adalah mereka yang biasanya digembleng dalam didikan keluarga yang sudah mengajarkan hidup berhemat sejak dini.
Nilai-nilai itu ditanamkan lewat berbagai cara, misalnya saja dengan pembatasan fasilitas orang tua. Bahwa tak semua kemauan anak mesti dituruti secara membabi buta.
Biasanya keluarga seperti ini sukses mendidik anak yang bakal menjadi generasi hebat di masa mendatang.
“Kalau keluarga kalian memberikan kalian tidak berlebihan, kalian dilatih juga hidup berhemat, kalian dilatih bekerja keras, maka kalian bisa menjadi generasi hebat,” kata Rhenald dilansir Olenka.id Jumat (13/3/2026).
Sebaliknya lanjut Rhenald keluarga yang mendidik anak dalam keberlimpahan, seluruh kebutuhan selalu terpenuhi tanpa adanya batasan-batasan tertentu, maka kelak anak tumbuh menjadi generasi manja, menjadi individu yang mudah menyerah, mereka yang sudah terbiasa hidup enak dengan berbagai fasilitas orang tua cenderung tumbuh menjadi generasi yang ogah berjuang.
Baca Juga: Harga Minyak Naik Turun Imbas Perang Iran, Pemerintah Tak Mau Buru-buru Ubah Asumsi APBN
“Tapi kalau sebaliknya, maka kalian akan menjadi generasi yang manja dan tidak bisa menghasilkan apa-apa,” pungkas Rhenald.