Perdana Menteri India Narendra Modi sedang berkunjung ke Indonesia pada 6 hingga 8 Juni 2026. Di Indonesia Modi bakal menggelar sejumlah rapat penting dengan Presiden Prabowo Subianto, keduanya juga telah menyepakati berbagai kerjasama Indonesia dan India. Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi kedua negara untuk mempererat hubungan bilateral. 

Usai menggelar pertemuan dengan Prabowo di Istana Negara pada Selasa (7/7/2026) kemarin, Modi dijadwalkan mengunjungi Candi Prambanan di Yogyakarta pada hari ini Rabu (8/7/2026). 

Latar Belakang

Kesuksesan Modi merengkuh jabatan paling tinggi di sistem pemerintahan India adalah buah dari usaha keras sejak lama. Kursi perdana menteri yang ia telah ia dekap selama tiga periode berturut-turut bukan sesuatu yang datang tiba-tiba. Itu buah kerja keras bertahun-tahun, maklum Modi tidak datang dari keluarga pejabat atau keluarga terpandang, ibu bapaknya adalah penjual teh di kota asal mereka Vadnagar, Gujarat Utara, India.  Perlu diketahui. Vadnagar kini menjadi salah satu kota paling bersejarah di India.

Baca Juga: Megawati - Jokowi Beda Kelas, Kandang Banteng Tak Goyang Diseruduk Gajah

Profesi ini juga kerap dilakoni Modi di sela-sela kesibukannya bersekolah, ia dan dua saudaranya kerap mengambil alih pekerjaan itu supaya ibu bapaknya bisa beristirahat  sejenak di rumah sederhana mereka. 

Kesibukannya membantu orang tuanya bikin Modi tidak pernah ke luar dari kota kelahirannya itu. Meksi berasal dari keluarga sederhana di sebuah kota kecil, namun Modi tumbuh menjadi anak yang sangat peduli pendidikan. 

Di sela kesibukan sekolah berjualan teh, ia masih bisa meluangkan waktunya ke perpustakaan untuk membaca beberapa tulisan. Hal ini yang secara tidak langsung menggembleng Modi menjadi sosok jago debat di kemudian hari. 

Pemikiran dan cita-citanya sejak kecil dipengaruhi oleh karya-karya Swami Vivekananda yang membentuk ketertarikannya terhadap spiritualitas serta keinginan untuk memberi manfaat bagi masyarakat.

Pada usia 17 tahun, Modi membuat sebuah keputusan yang sangat berat untuk ukuran anak seusianya. Ia memutuskan keluar dari rumah dan kota kelahirannya untuk berkeliling India. 

Sebuah perjalanan panjang yang ia tempuh selama dua tahun. Perjalanannya yang mengubah cara pandangnya melihat kehidupan.

Tuntas menunaikan ziarah 24 bulan, Modi tak kembali kembali ke kota kelahiran, ia yang sudah mandiri memutuskan menetap Ahmedabad setelah tergabung dalam organisasi sosial dan budaya Rashtriya Swayamsevak Sangh (RSS) dan menjadi kader penuh waktu. Pada akhir 1970-an, ia juga bergabung dalam gerakan untuk memulihkan demokrasi di India pada masa Darurat.

Karier Politik

Pengalaman berorganisasi yang bertahun-tahun ia dapatkan menjadi modal utama Modi melenggang ke jenjang berikutnya. Tepat 1987 ia memantapkan hatinya terjun ke dunia politik setelah memutuskan bergabung dengan Janata Party (BJP) di Gujarat. Di partai politik ini dia mengemban tugas sebagai Sekretaris Jenderal.

Karier kepartaiannya langsung melesat setelah sukses membawa BJP meraih kemenangan  pertama kalinya dalam pemilihan Ahmedabad Municipal Corporation. 

Kemenangan partai ini tak terlepas dari peran besar Modi yang memperkuat posisi BJP pada pemilihan legislatif Gujarat 1990 dan membantu meningkatkan perolehan suara partai hingga memenangkan 121 kursi pada pemilu legislatif Gujarat 1995. Di tahun yang sama ia langsung dipercaya menjabat Sekretaris Nasional BJP yang membawahi aktivitas partai di Haryana dan Himachal Pradesh. 

Selanjutnya, sebagai Sekretaris Jenderal Organisasi BJP, ia turut berperan dalam kemenangan partai pada pemilihan Lok Sabha 1998. 

Pada September 2001, ia menerima panggilan dari Perdana Menteri saat itu, Atal Bihari Vajpayee, yang menandai awal kiprahnya di bidang pemerintahan setelah bertahun-tahun berkarier sebagai organisator partai.

Sederet Gebrakan Modi

Modi menjadi salah satu kepala pemerintahan dengan durasi terlama di dunia modern. Ia sudah tiga periode menjadi Perdana Menteri India terhitung sejak 2014 hingga kini. 

Tiga periode berkuasa, Modi sudah melakukan banyak hal untuk rakyat India. Dari tangan dinginnya lahir kebijakan-kebijakan pro rakyat yang mentransformasi sejumlah aspek salah satunya adalah Ekonomi nasionalis yang mencakup sejumlah sektor. 

Baca Juga: Soal Sidang Tudingan Ijazah Palsu, Jokowi ke Roy Suryo Cs: Saya Bakal Bawa Ijazah SD sampai S1

Beberapa kebijakan Modi yang dianggap sukses adalah Make in India yang merupakan salah satu langkah besar yang ia ambil untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi India, Make India  mendorong investasi asing dan menjadikan India sebagai pusat manufaktur global.

Pria kelahiran 17 September 1950 di Vadnagar, Gujarat Utara, India itu juga menjadi penggagas program Digital India, program ini bertujuan  meningkatkan konektivitas digital, mempromosikan layanan pemerintahan secara elektronik, dan memperluas literasi digital masyarakat.

Modi juga menjadi penggerak Kampanye India Bersih sebuah inisiatif skala besar untuk meningkatkan infrastruktur sanitasi, kebersihan umum, dan mengakhiri kebiasaan buang air besar sembarangan.

Modi juga menggagas berbagai program ambisius lainnya yang bikin dirinya semakin dicintai rakyat India, seperti program PM Awas Yojana, sebuah program pemerintah yang digagas Modi untuk menyediakan jutaan unit perumahan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah baik di wilayah pedesaan maupun perkotaan.