Menjelang Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus, long weekend bisa menjadi momen yang tepat untuk menikmati beragam film karya sineas Tanah Air. Netflix menghadirkan sejumlah film Indonesia yang tak hanya menawarkan cerita menarik, tetapi juga telah mendapat apresiasi hingga penghargaan bergengsi.
Bagi yang belum sempat menyaksikannya di bioskop, long weekend ini bisa menjadi kesempatan untuk menikmati film-film tersebut dari rumah bersama keluarga maupun orang terdekat.
Berikut lima rekomendasi film Indonesia di Netflix yang bisa menemani waktu libur sekaligus menjadi cara sederhana untuk mengapresiasi karya anak bangsa seperti dikutip dari rilis yang diterima, Sabtu (15/8/2026).
Baca Juga: Rekomendasi 7 Film Indonesia di Netflix untuk Temani Long Weekend 17 Agustus
-
Film Na Willa
Diangkat dari buku populer karya Reda Gaudiamo, Na Willa mengikuti perjalanan kisah seorang gadis ceria yang hidup nyaman di sebuah gang kecil Surabaya di tahun 1960-an.
Babak baru hidupnya terbuka kala ia mulai bersekolah dan teman-teman baru serta guru yang tegas menghadirkan tantangan tak terduga bagi dirinya. Film ini menghadirkan berbagai pengalaman masa kecil yang penuh makna dengan tema keragaman dan zaman yang terus melaju.
Ryan Adriandhy (Jumbo) menulis naskah film ini bersama Reda Gaudiamo serta juga bertindak sebagai sutradara. Selama penayangannya di bioskop sejak Maret 2026, film ini telah disaksikan lebih dari 1,4 juta penonton.
-
Film Jumbo
Salah satu film Indonesia terlaris sepanjang masa dengan lebih dari 10,2 juta penonton selama penayangan di bioskop. Jumbo yang tayang perdana di bioskop pada Maret 2025 adalah garapan Ryan Adriandhy dalam debutnya sebagai sutradara.
Film animasi ini bercerita tentang seorang anak laki-laki bernama Don yang berusaha mementaskan pertunjukan berdasarkan buku kenang-kenangan dari orang tuanya. Berbagai tantangan yang muncul ia hadapi bersama teman-temannya, termasuk kala ia bertemu dengan seorang bidadari cilik misterius yang meminta bantuan Don untuk menemukan orang tuanya.
Petualangan penuh keajaiban Don dan kawan-kawan mengajak mereka untuk belajar tentang arti pertemanan, keberanian, dan menghargai janji yang sudah terucap. Jumbo menjadi Film Animasi Panjang Terbaik dalam Festival Film Indonesia 2025.
Baca Juga: Wajib Masuk Watchlist! 4 Alasan Kenapa Film 'Penerbangan Terakhir' di Vidio Bikin Penasaran
-
Film Aku Sebelum Aku
Karya terbaru dari penulis dan sutradara Gina S. Noer, Aku Sebelum Aku dengan peka mengurai hubungan orang tua dan anak, luka batin yang belum selesai, peran ekosistem sebagai ruang belajar yang manusiawi, serta memahami jati diri melalui masa lalu.
Film ini mengikuti kisah seorang remaja berprestasi yang memenangkan kompetisi sekolah bergengsi dan malah mengalami serangan panik.
Di tengah tekanan yang semakin menyesakkan, ia harus berjuang menemukan kembali dirinya sebelum ambisi sang ayah memutuskan ikatan keluarga mereka. Kisah yang relevan dan menyentuh ini dibintangi Ringgo Agus Rahman, Bima Sena, Widuri Puteri, Prastiwi Dwiarti, Aming, dan Poppy Sovia
4. Film Keluarga Super Irit
Sebuah keluarga terbiasa menerapkan gaya hidup yang sangat hemat dalam hidup mereka sehari-hari. Namun setelah sang ayah di-PHK, mereka seolah ditantang untuk semakin mengencangkan ikat pinggang demi memangkas pengeluaran.
Selain pindah ke rumah yang berukuran lebih kecil, mereka juga melakukan penghematan yang ekstrem dengan jurus yang mereka sebut Taktik Irit Keluarga.
Dibintangi Dwi Sasono, Widi Mulia, Dru Prawiro Sasono, dan Widuri Puteri yang merupakan keluarga dalam kehidupan nyata, film ini merupakan adaptasi dari komik populer Korea Selatan karya Yim Chang-ho.
Cerita yang humoris dan membumi ditambah chemistry yang kuat antara pemeran membuat film ini layak jadi tontonan bersama keluarga.
Baca Juga: Film Esok Tanpa Ibu: Dilema Kehilangan, Mungkinkah AI Menggantikan Kehangatan Seorang Ibu?
-
Film Panggil Aku Ayah
Ringgo Agus Rahman dan Boris Bokir Manullang berperan sebagai duo penagih utang yang tiba-tiba harus tinggal bersama dan mengurus seorang gadis kecil akibat sang ibu tak bisa membayar utangnya.
Kehidupan ketiganya berubah drastis dan bersama-sama mereka bersiasat menjalani hari demi hari, hingga perlahan muncul ikatan yang tak disangka-sangka antara mereka.
Lewat film ini Ringgo Agus Rahman meraih Piala Citra sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik dalam Festival Film Indonesia 2025.