Saat memilih camilan buah segar, apel dan buah pir sering kali menjadi dua andalan favorit. Namun, jika kamu memiliki diabetes atau sedang berusaha menjaga kestabilan kadar gula darah, mungkin pernah bertanya-tanya, di antara keduanya, mana yang lebih unggul?
Meskipun keduanya memiliki profil nutrisi yang mirip, para ahli menyatakan bahwa buah pir memiliki sedikit keunggulan dalam hal kontrol gula darah.
Melansir dari laman Health, Sabtu (26/9/2026), berikut adalah perbandingan lengkap antara apel dan pir serta tips untuk mengonsumsinya agar lebih ramah bagi gula darah. Simak baik-baik, ya!
Mengapa Buah Pir Sedikit Lebih Unggul?
Pir dinilai lebih baik untuk gula darah karena memiliki Indeks Glikemik (IG) yang lebih rendah dibandingkan apel.
- Buah Pir: Memiliki IG rata-rata sekitar 30.
- Buah Apel: Memiliki IG sekitar 40.
Perbedaan ini utamanya berasal dari kandungan serat yang lebih tinggi pada pir. Satu cangkir pir mengandung sekitar 4 gram serat, sementara apel dengan porsi yang sama menyediakan sekitar 2,5 gram serat.
Kandungan serat, khususnya serat larut (soluble fiber) yang ditemukan pada kedua buah ini, berfungsi memperlambat proses pencernaan dan penyerapan gula ke dalam aliran darah. Hasilnya, lonjakan gula darah terjadi secara bertahap dan lebih terkontrol, alih-alih naik secara drastis.
Apakah Perbedaannya Signifikan?
Meskipun pir memiliki sedikit keunggulan, para ahli menegaskan bahwa kedua buah ini sama-sama merupakan pilihan yang sangat cerdas untuk menjaga kesehatan metabolisme.
- Baik apel maupun pir sama-sama memiliki Indeks Glikemik yang tergolong rendah (di bawah 55).
- Keduanya kaya akan senyawa antioksidan bernama polifenol, yang telah terbukti memberikan efek positif pada pengaturan gula darah.
- Berbagai penelitian bahkan mengaitkan kebiasaan mengonsumsi apel maupun pir dengan penurunan risiko terkena diabetes tipe 2.
Seperti yang dijelaskan oleh Dr. Anastasios Manessis, seorang endocrinologist, perbedaan manfaat di antara keduanya cenderung minimal karena keduanya menyediakan jumlah karbohidrat, air, dan serat yang kurang lebih sebanding.
“Jangan terlalu pusing memilih antara apel atau pir. Keduanya adalah buah yang patut dinikmati, bukan ditakuti,” ujar ahli diet Brinya Kydd.