Harus diakui, pelaut hebat tidak lahir dari laut yang tenang, Soedomo akhirnya sukses menjelajahi pasar kopi Nusantara beberapa tahun setelah  PT Santos Jaya Abadi berdiri. 

Sukses di lingkup pasar domestik, Soedomo berdiri menantang badai, dia melayarkan kapalnya jauh mengarungi pasar internasional, keberaniannya berbuah manis. 1985 adalah tahun pertama Kapal Api mengekspor produknya Arab Saudi. 

Tahun-tahun berikutnya Soedomo berlayar menuju Hong Kong, Taiwan, Malaysia dan sejumlah negara lain, kini Kapal Api dikenal luas tak hanya di pasar lokal tetapi internasional. 

14.000 Karyawan

Soedomo bukanlah tipe pengusaha yang cepat puas, ia adalah nahkoda kapal yang haus perubahan, meski sukses melabuhkan Kapal Api di pasar internasional, namun ia tetap bereksperimen mengembangkan usahanya. 

Baca Juga: Prabowo Wacanakan Pengampunan Koruptor, Mahfud MD: Saya Membayangkannya Nanti Banyak Orang yang Korupsi

Hingga sekarang ini Soedomo telah melahirkan sejumlah merek kopi kemasan di bawah naungan Kapal Api seperti Excelso, Kopi Ya!, Good Day, Kapten, Kopi ABC, Ceremix, Kapal Api Fresco hingga  Kapal Api Grande.

Tak hanya itu, Soedomo juga mengembangkan bisnisnya ke produk sereal, permen hingga kedai kopi bernama Excelso yang ditujukan untuk segmen konsumen kelas menengah. Gurita bisnis Soedomo mampu mempekerjakan sekitar 14 ribu karyawan.