Artha Graha Peduli (AGP) kembali melanjutkan Program Pasar Murah pada 2026 sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Program ini sekaligus diarahkan untuk memperkuat stabilitas pangan dan menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika harga bahan pokok.
Rangkaian Pasar Murah AGP sejatinya telah dimulai sejak Desember 2025 dan akan diperluas hingga mencakup sekitar 800 titik di berbagai wilayah Indonesia, terutama di area yang berdekatan dengan unit usaha Artha Graha Group atau Artha Graha Network. Kehadiran pasar murah ini diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya ketika harga kebutuhan pokok cenderung mengalami kenaikan.
Baca Juga: Aksi Kemanusiaan AGP Hadirkan Pasar Murah serta Layanan Kesehatan bagi Masyarakat
Keberlanjutan program tersebut menjadi respons atas tantangan daya beli masyarakat, terutama pada momen-momen tertentu yang kerap diiringi lonjakan harga pangan. Melalui penyediaan bahan pokok berkualitas dengan harga lebih terjangkau, AGP berupaya meringankan beban pengeluaran rumah tangga, khususnya kelompok masyarakat rentan dan berpenghasilan rendah.
“Keberlanjutan Pasar Murah AGP di 2026 merupakan komitmen kami untuk terus hadir membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Program ini kami jalankan sebagai bagian dari kepedulian sosial sekaligus dukungan nyata terhadap upaya menjaga stabilitas pangan dan daya beli masyarakat,” ujar Muh Alarif Syaefuddin selaku PIC Lapangan Pasar Murah AGP dari PT Electronic City Indonesia kepada Olenka pada Selasa (06/01/2026).
Selain memberi manfaat langsung bagi warga, Pasar Murah AGP juga diposisikan sebagai dukungan terhadap langkah pemerintah dalam menekan laju inflasi dan menjaga stabilitas harga pangan.

"AGP berharap Pasar Murah ini juga bisa menekan laju inflasi pasca tahun baru. Selain itu, dengan harga pangan yang murah, harapannya dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhannya yang lain," lanjutnya.
Dengan mempersingkat rantai distribusi serta menghadirkan pasar murah secara langsung ke wilayah sasaran, termasuk melalui pendekatan door to door, program ini diharapkan mampu menciptakan efek penyeimbang harga di tingkat lokal.
Baca Juga: Libatkan 20.000 Peserta, AGP-AGN Gelar HUT ke-80 RI Serentak di 80 Titik Acara
Pada pelaksanaan 2026, Pasar Murah AGP dikemas dengan pendekatan yang lebih luas dan inklusif. Program ini tidak hanya menyasar kawasan permukiman padat penduduk, tetapi juga komunitas pekerja informal, masyarakat di wilayah penyangga perkotaan, hingga daerah dengan keterbatasan akses ekonomi. Di wilayah Jakarta dan sekitarnya, sasaran utama penerima manfaat adalah warga yang tergolong paling membutuhkan, termasuk mereka yang baru terdampak banjir rob.
Untuk memastikan ketepatan sasaran, AGP melakukan pemetaan wilayah serta berkoordinasi dengan aparat setempat, tokoh masyarakat, dan relawan di lapangan. Pendekatan ini dilakukan agar distribusi benar-benar diterima oleh masyarakat yang paling membutuhkan dan terdampak langsung kondisi ekonomi maupun bencana.
Melalui keberlanjutan Pasar Murah AGP, Artha Graha Peduli menegaskan bahwa program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan sosial jangka panjang yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, penguatan solidaritas sosial, serta kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.