Growthmates, demokrasi tidak hanya soal pemilu yang bebas dan adil. Kualitas demokrasi juga ditentukan oleh bagaimana pemerintah bekerja, sejauh mana warga negara terlibat dalam pengambilan keputusan, serta apakah hak-hak sipil benar-benar terlindungi. Gambaran komprehensif inilah yang coba ditangkap oleh Indeks Demokrasi.
Indeks Demokrasi disusun setiap tahun oleh Asosiasi untuk Pengembangan dan Kemajuan Penghargaan Demokrasi dan banyak dirujuk oleh The Economist Intelligence Unit (EIU).
Penilaian ini melampaui proses elektoral semata, dengan mempertimbangkan berbagai dimensi penting seperti kualitas tata kelola pemerintahan, kinerja ekonomi, sistem pendidikan dan pengetahuan, layanan kesehatan, kesetaraan gender, hingga dampak lingkungan.
Melalui indeks ini, terlihat dengan jelas negara-negara yang berhasil menjaga demokrasi liberalnya secara konsisten, sekaligus menyoroti pola regional dan pentingnya stabilitas politik.
Dan, berikut adalah 10 negara paling demokratis di dunia berdasarkan skor Indeks Demokrasi terbaru.
1. Norwegia (Skor: 9,87)
Norwegia menempati posisi puncak sebagai negara paling demokratis di dunia.
Sistem pemerintahan yang berjalan efektif, tingkat kepercayaan publik yang tinggi, serta jaminan kesejahteraan sosial yang kuat menjadi fondasi utama demokrasi di negara ini.
Norwegia secara konsisten unggul dalam partisipasi politik dan indikator sosial, menjadikannya tolok ukur demokrasi liberal global.
2. Selandia Baru (Skor: 9,4)
Di posisi kedua, Selandia Baru menunjukkan komitmen jangka panjang terhadap nilai-nilai demokrasi.
Stabilitas politik lintas pemerintahan, transparansi institusi, serta budaya tanggung jawab warga negara memperkuat demokrasi yang tidak hanya tertanam dalam sistem, tetapi juga dalam kehidupan sosial masyarakatnya.
3. Finlandia (Skor: 9,3)
Finlandia berada di peringkat ketiga, memperkuat dominasi negara-negara Nordik dalam daftar ini.
Demokrasi Finlandia berjalan seiring dengan kualitas pendidikan yang tinggi, kesejahteraan sosial yang merata, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Model sosial-demokratisnya dinilai berhasil menciptakan keseimbangan antara kebebasan dan keadilan sosial.
4. Swedia (Skor: 9,3)
Dengan skor yang sama, Swedia menempati posisi keempat. Demokrasi yang stabil dan masyarakat yang tertib menjadi ciri utama negara ini.
Tingginya kepercayaan publik terhadap institusi negara, yang dibangun selama puluhan tahun, menjadi faktor penting keberhasilan demokrasi Swedia.
Baca Juga: 7 Negara dengan Durasi Jam Kerja Terpanjang di Dunia