Direktur BCA, Haryanto T Budiman, mengatakan bahwa seorang pemimpin harus mampu menjaga ketenangan ketika organisasi menghadapi situasi krisis.
"Dia (pemimpin) tetap tenang dalam kondisi krisis seberat apapun," ungkapnya dilansir pada Kamis (8/1/2026).
Haryanto menegaskan, sikap pemimpin memiliki pengaruh langsung terhadap respons dan perilaku anggota tim.
Ia menjelaskan bahwa ketenangan pemimpin memungkinkan tim untuk berpikir jernih dan mengambil keputusan secara rasional dan optimal.
Sebaliknya, apabila pemimpin menunjukkan kepanikan maka kondisi tersebut berpotensi untuk menimbulkan dampak negatif terhadap anggota tim.
"Bayangkan ya, kalau kita ini pasukan di satu medan pertempuran gitu. Pimpinan kita, jenderal kita ketakutan, nangis-nangis. Ya pasukannya pasti ketakutan dong. Kita ingin melihat jenderal kita tetap tenang," tambahnya.