Selain mencatat pertumbuhan bisnis, Jalin juga menjaga kualitas operasional dengan memastikan keandalan layanan tetap optimal.
Sepanjang 2025, Perseroan membukukan tingkat ketersediaan sistem di atas 99,9 persen, termasuk pada periode dengan lonjakan transaksi tinggi seperti Ramadan, Idulfitri, Natal, dan Tahun Baru.
Keandalan tersebut didukung oleh modernisasi jaringan ATM Himbara yang meliputi BRI, BNI, Bank Mandiri, dan BTN melalui layanan ATM Link.
Inovasi ini turut mengantarkan Jalin meraih penghargaan Best Retail Payment Technology Initiative in Asia Pacific pada ajang Asian Banker Global Financial Technology Innovation Awards 2025, sebagai pengakuan atas inovasi teknologi pembayaran yang dikembangkan perusahaan.
Dari sisi tata kelola perusahaan, Jalin juga memperkuat implementasi prinsip Good Corporate Governance (GCG) dengan meraih predikat Good.
Perseroan turut mempertahankan berbagai sertifikasi internasional, antara lain ISO 27001, ISO 27701, ISO 9001, ISO 37001, PCI DSS, dan PCI PIN, sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keamanan informasi, perlindungan data, kualitas layanan, serta tata kelola perusahaan yang berkelanjutan.
Peran strategis Jalin dalam mendukung transformasi digital nasional semakin diperkuat melalui penugasan pemerintah sebagai penyelenggara Sistem Pemungutan Pajak atas Transaksi Digital Luar Negeri (SPP-TDLN) berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2025.
Penugasan tersebut menjadi bukti kepercayaan pemerintah terhadap kapabilitas Jalin sebagai bagian dari infrastruktur strategis nasional yang tidak hanya mendukung interoperabilitas sistem pembayaran, tetapi juga berkontribusi dalam implementasi berbagai kebijakan ekonomi digital di Indonesia.
Baca Juga: Kolaborasi Jalin dan AFTECH dalam Pembentukan Fraud Detection Consortium (FDC)