Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al-Washliyah (GP Al-Washliyah), Aminullah Siagian menegaskan pihaknya mendukung penuh Presiden Prabowo Subianto untuk menindak tegas 'Londo Ireng' yang disebut sebagai pihak yang ingin merugikan kepentingan bangsa.
Menurutnya, dukungan tersebut agar memastikan Indonesia tidak memberikan ruang bagi pengkhianat bangsa.
Ia juga menegaskan jika istilah Londo Ireng bukan dimaknai sebagai penyebutan ras, warna kulit, atau kelompok tertentu. Melainkan oknum yang diduga menjadi alat kepentingan asing.
Baca Juga: Presiden Dirujak Habis-habisan Gegara Londo Ireng, Komdigi Langsung Pasang Badan Jadi Bumper Prabowo
"Indonesia adalah negara berdaulat. Siapa pun, baik warga negara Indonesia maupun warga negara asing, apabila terbukti melakukan pelanggaran hukum, mengganggu stabilitas nasional, menghasut, atau bertindak bertentangan dengan kepentingan bangsa, wajib diproses sesuai hukum yang berlaku," katanya dalam keterangannya, Selasa (28/7/2026).
"Bagi warga negara asing, apabila memenuhi ketentuan hukum keimigrasian, pemerintah dapat mengambil tindakan administratif termasuk deportasi," tambahnya.
Lanjutnya, ia menegaskan jika pernyataan Kepala Negara merupakan pengingat bangsa Indonesia harus tetap waspada terhadap intervensi asing, yang berpotensi mengganggu kedaulatan negara.
"Jangan ada pihak yang memanfaatkan kebebasan yang diberikan negara untuk menjalankan agenda yang bertentangan dengan kepentingan nasional," katanya.
Karena itu, pihaknya pun mengajak seluruh elemen masyarakat agar tidak memahami istilah yang berkembang.
Ia meminta publik untuk fokus menjaga kedaulatan negara serta memastikan setiap pihak yang beraktivitas di Indonesia dapat menghormati konstitusi.
"GP Al-Washliyah akan terus mendukung setiap kebijakan Presiden Prabowo yang bertujuan memperkuat kedaulatan negara, menjaga persatuan nasional, dan memastikan tidak ada pihak mana pun yang dapat mengintervensi kepentingan bangsa Indonesia di luar koridor hukum," tukasnya.