Presiden Prabowo Subianto meminta jajarannya untuk segera mengeksekusi penggratisan biaya kuliah kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN).

Adapun hal tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto, usai mengikuti rapat terbatas (ratas) bersama Kepala Negara.

Ia mengatakan jika sejumlah opsi telah dilakukan untuk mengetahui kebutuhan anggaran dan skema pembiayaan untuk program tersebut. 

Baca Juga: Tokoh NU Sentil Keras Pemerintahan Prabowo: Perjuangan Jadi WNI Itu Dimaki Presiden, Diintai Bencana, Dibidik Air Keras

Baca Juga: Mahfud MD Kuliti Prabowo: Pidato Bagus, Eksekusi Amburadul, Dia Tidak Berdaulat sebagai Presiden

"Tadi beberapa hitungan sudah kita lakukan. Beberapa analisis mulai dari pendapatan UKT yang ada saat ini. Kemudian berapa pendapatan pada jalur mandiri, kemudian juga pendapatan lain-lainnya," ujarnya seperti dikutip Kamis (24/9/2026).

Lanjutnya, ia mengatkan saat ini sumber pendapatan PTN cukum beragam, salah satunya berupa subsidi silang, termasuk dari program pascasarjana untuk mendukung program sarjana.

Ia mengatkan juga jika perhitungan penggratisan biaya kuliah kuliah di perguruan tinggi negeri tengah dihitung secara cermah, termasuk kemampuan dan ruang fiskal yang tersedia dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Sambungnya, ia mengatakan meski Kepala Negara meminta untuk segera merealisasikan program tersebut, ia mengaku jika pemerintah akan melakukannya secara bertahap.

Sementara itu, saat ini Presiden Prabowo tengah menginstruksikan pembentukan tim khusus yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, dan melibatkan sejumlah menteri lintas kementerian, yakni Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Agama Nasaruddin Umar, hingga Menteri Keuangan Suahasil Nazara.

"Harapannya, dalam waktu barangkali dua pekan sampai satu bulan, kita akan mendapatkan lagi hitungan-hitungan yang lebih rasional dan tahapan-tahapan yang lebih baik," tukasnya.