Selain persoalan ekonomi, Tom turut menyinggung krisis hukum yang menurutnya menjadi bagian dari persoalan besar yang dihadapi Indonesia.
“Jelas kita punya krisis di hukum. Saya kira cukup jelas ya kalau kita lihat sejarah berapa tahun terakhir. Bahkan saat pandemi pun nggak numpuk seperti ini,” tukasnya.
Dikatakan Tom, kondisi Indonesia kemudian dibandingkan dengan masa pandemi Covid-19, bahkan krisis ekonomi 1998. Menanggapi pertanyaan apakah situasi saat ini dapat dinilai lebih buruk dibandingkan periode-periode tersebut, Tom menyampaikan pandangan yang mengarah pada penilaian bahwa kondisi sekarang merupakan salah satu periode yang sangat berat.
“Saya kira mungkin seperti itu ya,” katanya.
Tom juga menanggapi anggapan bahwa tekanan ekonomi Indonesia saat ini tidak terlepas dari kondisi ekonomi global. Ia menyampaikan pandangan bahwa situasi di dalam negeri perlu dilihat secara lebih kritis, bukan semata-mata dikaitkan dengan faktor eksternal.
“Semua negara lagi bagus banget ekonominya. Kita doang yang nggak, ya kan?,” imbuhnya.
Ketika ditanya apakah pemimpin atau politisi yang mengaitkan kondisi ekonomi nasional dengan dampak ekonomi global berarti menyampaikan informasi yang tidak benar, Tom menjawab, “Mungkin ngelintir.”
Pernyataan tersebut mencerminkan kritiknya terhadap cara pemerintah atau elite politik menjelaskan situasi ekonomi. Meski demikian, perbandingan kondisi Indonesia dengan negara lain tetap memerlukan indikator dan periode pengukuran yang sepadan, mengingat setiap negara menghadapi tantangan ekonomi dengan karakteristik berbeda.
Lebih lanjut, Tom menekankan prinsip tanggung jawab dalam kepemimpinan, terutama ketika masyarakat menghadapi beragam tekanan secara bersamaan.
Menjawab pertanyaan mengenai siapa yang seharusnya bertanggung jawab atas kondisi tersebut, ia menyinggung hubungan antara kekuasaan dan akuntabilitas.
“Ada prinsip yang sangat sederhana, maaf ya, di dunia ini. Yaitu kuasa atau power. Bukan siapa yang punya otoritas, yang punya menang, ya dia yang bertanggung jawab,” tegas Tom.