PT PP Properti Tbk (PPRO) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Auditorium Wisma Subiyanto, Jakarta, pada Kamis (22/10/2026). Rapat dengan agenda Persetujuan Perubahan Susunan Pengurus PPRO tersebut menyetujui pengangkatan direktur serta perubahan nomenklatur jabatan direksi untuk melengkapi susunan Direksi PPRO.
RUPSLB dihadiri oleh pemegang saham dan/atau kuasanya yang mewakili 40.177.476.821 saham atau sekitar 65,14% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan PPRO. Rapat juga diselenggarakan dengan memfasilitasi partisipasi pemegang saham secara elektronik melalui aplikasi eASY.KSEI.
Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui pengangkatan Adi Suryolaksono sebagai Direktur Pengelolaan Bisnis dan HCM, terhitung sejak ditutupnya RUPSLB. Selain itu, pemegang saham juga menyetujui perubahan nomenklatur jabatan Direksi menjadi Direktur Keuangan serta Direktur Pengelolaan Bisnis dan HCM.
Direktur Utama PPRO, Dyah Rahadyannie, menyampaikan bahwa penguatan susunan direksi diharapkan dapat mendukung koordinasi dan pelaksanaan strategi PPRO secara lebih terarah, terutama dalam menyelaraskan pengelolaan bisnis, keuangan, dan sumber daya manusia.
“Transformasi membutuhkan konsistensi dalam pelaksanaan dan kolaborasi yang kuat di seluruh organisasi. Melalui susunan direksi ini, kami berkomitmen untuk memperkuat efektivitas pengelolaan usaha dan memastikan upaya penguatan fundamental PPRO berjalan selaras dengan prioritas strategis PPRO. Fokus kami adalah membangun fondasi usaha yang semakin sehat dengan meningkatkan kinerja keuangan guna mendukung pemulihan dan pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujar Dyah.
RUPSLB turut mengukuhkan pemberhentian dengan hormat Nurjaman sebagai Direktur PPRO. PPRO menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi, pemikiran, serta dedikasi yang telah diberikan selama masa jabatannya. Perubahan susunan direksi ini dilaksanakan dengan berpedoman pada prinsip Good Corporate Governance (GCG) serta memperhatikan kesinambungan pengelolaan usaha agar PPRO tetap fokus menjalankan prioritas strategis dalam merespons berbagai tantangan yang dihadapi.
Dengan keputusan tersebut, susunan Pengurus PPRO terhitung sejak ditutupnya RUPSLB adalah sebagai berikut.
Dewan Komisaris
- Fakhrul Ulum: Komisaris Utama
- Ronaldy Samuel Sinurat: Komisaris Independen
- Abdul Rahman: Komisaris Independen
Direksi
- Dyah Rahadyannie: Direktur Utama
- Ikhwan Putra Pradhana: Direktur Keuangan
- Adi Suryolaksono: Direktur Pengelolaan Bisnis dan HCM
Ke depan, penyelarasan pengelolaan bisnis dan pengembangan sumber daya manusia diharapkan dapat memperkuat kapasitas organisasi dalam menjalankan strategi usaha. PPRO akan terus mendorong kolaborasi antar fungsi agar pengambilan keputusan dan pelaksanaan program kerja semakin efektif serta responsif terhadap kebutuhan PPRO.
“Kami menyadari bahwa kemajuan dibangun melalui langkah perbaikan yang konsisten dan dapat dipertanggungjawabkan. Kepercayaan pemegang saham akan kami jaga dengan bekerja secara disiplin, memperkuat tata kelola, dan terus meningkatkan kualitas pengelolaan usaha. Kami optimistis PPRO dapat melanjutkan proses pemulihan dan membangun kesiapan untuk menangkap peluang pertumbuhan ke depan,” tutup Dyah.