5. Mencegah Diabetes Tipe 2

Teh hijau juga berpotensi membantu menjaga kesehatan jantung melalui dukungannya terhadap kadar kolesterol yang sehat. Selain itu, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa minuman ini dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan mengurangi risiko diabetes tipe 2.

Salah satunya adalah penelitian tahun 2018 yang diterbitkan dalam Journal of the American Heart Association. Studi tersebut menemukan bahwa konsumsi teh dapat memperlambat penurunan kadar kolesterol lipoprotein densitas tinggi (HDL) atau kolesterol "baik" yang biasanya terjadi seiring bertambahnya usia. Selain itu, teh juga diketahui dapat membantu menurunkan kadar lipoprotein densitas rendah (LDL) atau kolesterol "jahat".

Para peneliti menduga bahwa manfaat tersebut berasal dari kandungan katekin, yakni salah satu jenis antioksidan yang banyak ditemukan dalam teh hijau.

Baca Juga: 6 Manfaat Mengejutkan Minum Teh Jahe-Kunyit di Pagi Hari

6. Membantu Pencernaan

Teh hijau dapat membantu meredakan berbagai keluhan pada sistem pencernaan, termasuk kembung yang disebabkan oleh penumpukan gas di dalam usus.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di Microbiology & Immunology, sebanyak 10 relawan yang sebelumnya tidak rutin mengonsumsi teh hijau diminta meminumnya selama 10 hari, kemudian berhenti selama tujuh hari.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah Bifidobacteria, yaitu salah satu jenis bakteri baik di usus, meningkat seiring konsumsi teh hijau. Temuan ini mengindikasikan bahwa teh hijau dapat berperan sebagai prebiotik yang membantu menciptakan lingkungan usus yang lebih sehat.