Tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mencapai 74,2 persen. Temuan tersebut berdasarkan hasil survei terbaru yang dirilis Poltracking Indonesia.
Peneliti Utama Poltracking, Masduri Amrawi, menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan gabungan dari responden yang menyatakan sangat percaya dan cukup percaya terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.
Baca Juga: Prabowo Akui Berat Memecat Dadan: Ini Orang Saya Angkat, Saya Kasih Bintang dan Pangkat
"Kalau ditotal antara yang sangat percaya dan yang cukup percaya ada di angka 74,2 persen," kata Masduri dalam konferensi pers, yang dikutip Olenka pada Sabtu (06/06/2026).
Secara rinci, sebanyak 8 persen responden mengaku sangat percaya terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran, sementara 66,2 persen menyatakan cukup percaya.
Di sisi lain, responden yang menyatakan kurang percaya tercatat sebesar 20,6 persen, sedangkan 1,5 persen mengaku tidak percaya.
"Sementara yang kurang percaya ada di angka 20,6 persen, dan tidak percaya 1,5 persen sehingga di total 22,3 persen," ujar Masduri.
Baca Juga: Qodari: Prabowo Figur Unik, Mampu Bangun Hubungan Baik dengan Kekuatan Adidaya di Dunia
Selain mengukur tingkat kepercayaan publik, survei tersebut juga memotret tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran.
Hasilnya, sebanyak 72,2 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja pemerintah. Angka tersebut terdiri dari 6,2 persen responden yang mengaku sangat puas dan 66 persen yang menyatakan puas.
Sementara itu, sebanyak 23,2 persen responden mengaku kurang puas dan 1,9 persen menyatakan sangat tidak puas terhadap kinerja pemerintahan saat ini.
"Kemudian yang kurang puas 23,2 persen dan sangat tidak puas 1,9 persen," tambahnya.
Survei Poltracking dilakukan terhadap warga negara Indonesia yang telah memiliki hak pilih, yakni berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah.
Pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan melibatkan 1.220 responden. Survei ini memiliki margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan responden terpilih pada periode 11 hingga 17 Mei 2026.