Saat sahur, tubuh membutuhkan asupan yang ringan namun tetap bergizi untuk menjaga stamina sepanjang hari. Selain makanan berserat dan berprotein, jus segar bisa menjadi pelengkap yang menyehatkan selama tidak mengandung gula berlebih dan tetap memperhatikan keseimbangan serat serta elektrolit.
Berikut tujuh pilihan jus yang relatif aman dikonsumsi saat sahur, lengkap dengan cara membuat dan manfaatnya.
1. Jus Timun dan Jeruk Nipis
Jus ini dapat dibuat dengan menghaluskan dua buah timun yang telah dikupas bersama perasan dua jeruk nipis dan sedikit air matang. Jika ingin teksturnya lebih ringan, hasil blender bisa disaring terlebih dahulu.
Kandungan air yang tinggi pada timun membantu menjaga hidrasi selama berpuasa, sementara vitamin C dari jeruk nipis mendukung daya tahan tubuh tanpa menyebabkan lonjakan gula darah yang signifikan.
2. Jus Apel Hijau dan Seledri
Satu buah apel hijau dipadukan dengan segenggam seledri dan sedikit air, kemudian diblender hingga halus dan diminum segera agar nutrisinya tetap terjaga.
Baca Juga: 4 Jenis Minuman yang Tidak Dianjurkan Saat Berbuka Puasa
Apel hijau memiliki indeks glikemik yang lebih rendah sehingga membantu menjaga kestabilan gula darah. Seledri yang kaya kalium turut berperan dalam menjaga keseimbangan elektrolit tubuh.
3. Jus Wortel dan Tomat
Dua wortel dan dua tomat dapat diblender bersama sedikit jahe segar hingga lembut. Kombinasi ini menghasilkan rasa segar dengan sedikit sensasi hangat dari jahe.
Beta-karoten pada wortel baik untuk kesehatan mata, sedangkan likopen pada tomat berperan sebagai antioksidan. Minuman ini relatif rendah kalori dan cukup ramah bagi pencernaan saat sahur.
4. Jus Pepaya Muda dan Air Kelapa
Setengah buah pepaya muda dihaluskan bersama sekitar 200 ml air kelapa tanpa tambahan gula. Teksturnya lembut dan ringan di lambung.
Enzim papain dalam pepaya membantu proses pencernaan makanan sahur, sementara air kelapa berfungsi sebagai sumber elektrolit alami untuk membantu menjaga hidrasi.
Baca Juga: 5 Kebiasaan Pagi yang Bantu Bakar Lemak saat Puasa
5. Jus Semangka dan Mentimun
Sekitar 200 gram semangka tanpa biji dapat dipadukan dengan satu buah mentimun, lalu diblender hingga halus dan disajikan dalam keadaan dingin.
Kombinasi dua bahan yang sama-sama kaya air ini membantu tubuh tetap terhidrasi lebih lama serta memberi rasa segar tanpa membebani sistem pencernaan.
6. Jus Bayam dan Nanas
Segenggam bayam segar diblender bersama setengah buah nanas yang telah dipotong kecil dengan tambahan air secukupnya hingga teksturnya halus.
Bayam merupakan sumber zat besi yang membantu mencegah kelelahan, sementara nanas mengandung enzim bromelain yang mendukung proses pencernaan. Tetap perhatikan takaran agar rasa manis alaminya tidak berlebihan.
7. Jus Alpukat dan Yogurt Plain
Setengah buah alpukat matang dapat dihaluskan bersama sekitar 100 ml yogurt plain rendah lemak hingga lembut dan creamy tanpa tambahan pemanis.
Lemak sehat pada alpukat memberikan rasa kenyang lebih lama, sedangkan probiotik dari yogurt membantu menjaga kesehatan saluran cerna serta kestabilan gula darah.
Mengonsumsi jus saat sahur sebaiknya dilakukan sekitar 20–30 menit setelah makan utama agar tidak mengganggu penyerapan nutrisi. Batasi porsi sekitar satu gelas atau 200–300 ml dan hindari tambahan gula berlebih. Dengan komposisi yang tepat, jus buah dan sayur dapat membantu menjaga hidrasi, menstabilkan energi, serta mendukung puasa yang lebih nyaman sepanjang hari.