Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Bambang Wuryanto ikut memberikan respons perihal rencana Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang ingin menjadikan wilayah Jawa Tengah (Jateng) yang merupakan basis Kandang Banteng menjadi Kandang Gajah.
Menurut Bambang Pacul sapaan akrabnya, target politik masing-masing partai merupakan hal yang wajar. Namun, baginya yang krusial bukanlah retorika di ruang publik, melainkan bagaimana keinginan tersebut diterjemahkan ke dalam strategi di lapangan.
"Gini lho, orang punya keinginan kok. Orang punya keinginan diucapkan. Apakah keinginan tersebut kemudian di-breakdown menjadi langkah-langkah yang nyata untuk mewujudkan keinginannya, nah itu kan nanti di lapangan," ujarnya kepada wartawan, belum lama ini.
Baca Juga: Telak! Gerindra Dukung PSI Jadikan Jateng Kandang Gajah
Baca Juga: Megawati - Jokowi Beda Kelas, Kandang Banteng Tak Goyang Diseruduk Gajah
Baca Juga: PDIP Cuek Meski Jokowi Muter-Muter di Kandang Banteng
Lebih lanjut, ia mengatakan jika dinamika pergerakan di akart rumput belum berjalan secara masih lantara para aktor politiknya masih menantikan kepastian payung hukum terkait pemilu mendatang.
"Apanya? Setiap ini gini lho, hari ini itu kira-kira sebagian besar partai hold. Karena Undang-Undang Pemilu belum ditetapkan, Undang-Undang Pileg belum ditetapkan. Rata-rata kan melakukan hold langkah. 'Waduh aku melangkah gini jebule nggak begini,' kan bisa begitu toh. Caleg-caleg ini lho, anggota-anggota dewan ini pasti ngerem dulu,"urainya.
Selain itu, ia juga membantah jika wacana perebutan tersebut akan mempengaruhi kekuatan kader PDIP di tingkat bawah.
"Mereka lagi sebagian, saya tidak mengatakan semuanya, saya seolah sok tahu. Sebagian itu meng-hold uang-uangnya untuk nanti pertempuran ke depan. Di-hold dulu, undang-undangnya belum cetho (jelas). Kalau itu kemudian gerakan kepartaian, partai itu paling banyak yang mengandalkan caleg-calegnya. Gitu lho," tukasnya.
Dikabarkan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Jawa Tengah Antonius Yogo, Presiden ke-7 Jokowi akan ditemani anaknya yang sekaligus Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dalam rencana safarinya ke Jateng.
"Mudah-mudahan di pertengahan bulan Juli ini sudah bisa berjalan," katanya.