Presiden Prabowo Subianto menargetkan lebih dari 100 ribu sekolah di seluruh Indonesia dapat diperbaiki pada 2027. Target ambisius tersebut disampaikan setelah pemerintah mengklaim berhasil melakukan efisiensi anggaran yang nilainya mencapai lebih dari Rp300 triliun.
Dalam pidatonya pada peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (24/7/2026), Prabowo menyoroti masih banyaknya kondisi bangunan sekolah yang memprihatinkan di berbagai daerah.
"Sekolah-sekolah roboh, roboh! Sampai akhir tahun kita sudah akan memperbaiki 67.000 lebih sekolah. Tahun 2027 saya instruksikan harus lebih, 100.000 sekolah yang sekian belas tahun tidak disentuh, Saudara-saudara," ujar Prabowo.
Baca Juga: Prabowo Klaim Duit Hasil Efisiensi Dipakai Bangun 5.000 Jembatan dan Renovasi 67 Ribu Sekolah
Menurut Prabowo, pembangunan sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas pemerintahannya. Ia menilai, selama bertahun-tahun masih banyak fasilitas pendidikan yang luput dari perhatian, padahal menjadi tempat jutaan anak Indonesia menimba ilmu setiap hari.
Presiden mengatakan, anggaran untuk memperbaiki sekolah-sekolah tersebut berasal dari hasil efisiensi belanja negara yang saat ini tengah digencarkan pemerintah. Salah satu sumber penghematan berasal dari upaya menghentikan praktik penggelembungan harga (mark-up) dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemerintahan.
Baca Juga: Bongkar Borok Pemerintahan, Prabowo: Setiap Pembelian Pasti di Mark-Up
Prabowo mengungkapkan, praktik mark-up selama ini menjadi rahasia umum yang menyebabkan banyak anggaran negara tidak sepenuhnya kembali kepada masyarakat.
"Ini sedang kita hentikan. Ini yang kita hemat dari beberapa bulan pertama pemerintah yang saya pimpin, kita bisa menghemat lebih dari Rp300 triliun," katanya.
Selain dialokasikan untuk renovasi sekolah, dana hasil efisiensi tersebut juga digunakan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembangunan 5.000 jembatan yang ditargetkan selesai pada akhir tahun ini.
Baca Juga: Prabowo Pede PDIP Bakal Gabung Barisan Pemerintah: Itu Insting Saya!
Prabowo menegaskan, pemerintah ingin memastikan setiap rupiah uang negara dapat memberikan manfaat yang nyata bagi rakyat, terutama di sektor-sektor yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Target perbaikan 100 ribu sekolah pada 2027 pun menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional sekaligus menghadirkan lingkungan belajar yang lebih aman dan layak bagi para siswa di seluruh Indonesia.