Pengamat kebijakan publik Muhammad Said Didu turut menyoroti kejadian Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya yang dengan santainya menggeser mikrofon Presiden Prabowo Subianto dalam sebuah rapat kenegaraan beberapa hari lalu.

Tindakan Seskab Teddy itu memang menjadi sorotan publik. Potongan videonya viral di media sosial, narasi masyarakat pengguna media sosial pun terbelah, ada yang menanggapi santai hal itu tetapi tidak sedikit yang mengkritik.

Baca Juga: AHY Dianggap Sedang Umbar Sinyal Bakal Lawan Prabowo di Pilpres 2029, Demokrat: Lah Emang Benar, Kalau…

Menurut Said Didu, tindakan menggeser pengeras suara ketika Kepala Negara masih berbicara adalah blunder fatal yang dilakukan istana. Hal tersebut jelas mendegradasi wibawa kepala negara. Said Didu bahkan curiga kalau kejadian itu memang disengaja istana untuk mencoreng nama besar Presiden Prabowo.

"Inilah contoh “gol bunuh diri” yang sering dilakukan oleh pihak istana. Atau memang terjadi pembusukan di istana kepada Presiden @prabowo?" kata Said Didu dilansir Olenka.id Rabu (9/9/2026).

Menurut Said Didu, tindakan menggeser pengeras suara saat kepala negara sedang berbicara adalah perilaku tak lazim, peristiwa itu belum pernah ada sebelumnya, dia menilai Seskab Teddy terlampau berani. 

"Betapa berkuasanya Seskab di negeri ini," imbuhnya.

Adapun momen itu terjadi saat Prabowo memimpin rapat terbatas perkembangan penanggulangan bencana alam yang terjadi di sejumlah tempat belakangan ini mulai dari gempa bumi yang mengguncang Pulau Flores Nusa Tenggara Timur (NTT), Kebakaran Hutan di sejumlah wilayah hingga erupsi empat gunung berapi yang terjadi berbarengan dalam satu dua hari belakangan.

Aksi Seskab Teddy menggeser pengeras suara itu terjadi ketika Prabowo menyinggung kebakaran hutan di Kalimantan, dimana kepala mewanti-wanti jangan sampai kebakaran itu meluas hingga menjangkau wilayah di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN).

Mendengar itu, Seskab Teddy yang sedari tadi duduk di samping Prabowo langsung memindahkan mikrofon menjauh dari jangkauan bicara presiden sambil membisikkan sesuatu.

Baca Juga: Saran Pak Prabowo: Tolong Perbanyak Menteri Seperti Teddy, Biar Gak Pencitraan!

Narasi video yang beredar menyebutkan, tindakan Teddy dilakukan untuk mengalihkan perhatian atau memberikan laporan terkait situasi darurat lain, yakni perkembangan bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Setelah dibisiki, Prabowo terlihat hanya mengangguk-anggukkan kepala.