Akademisi dan praktisi bisnis, Rhenald Kasali mengatakan lingkungan pergaulan berperan besar dalam membentuk karakter individu. 

Orang-orang yang berada dalam sebuah lingkaran pergaulan biasanya saling mempengaruhi satu dengan yang lainnya, lingkungan bisa memberi manfaat baik, tetapi lingkungan juga acap kali menjadi bom waktu yang justru menghancurkan masa depan. 

Baca Juga: Rhenald Kasali: Mobil Otonom Berpotensi Gantikan Pengemudi Ride-Hailing di Masa Depan

“Pergaulan turut membentuk (karakter),” kata Rhenald Kasali dilansir Olenka.id Senin (16/3/2026).

Mengingat lingkungan punya kontribusi besar dalam pembentukan karakter, maka setiap individu mesti selektif memilih lingkungan pertemanannya. Jangan sampai keliru memilih circle yang justru diam-diam menghancurkan. 

Mereka yang bergaul dengan para pecandu narkoba punya kecenderungan menjadi pecandu, sebaliknya yang hidup dan bergaul dengan orang-orang disiplin mereka bakal tumbuh menjadi individu yang disiplin yang lebih dekat dengan kesuksesan.   

Rhenald Kasali menegaskan, sebelum memutuskan memilih lingkungan pergaulan, sebaiknya dilihat baik-baik kondisi lingkungan tersebut agar tak salah memilih pertemanan sebab dampaknya tak bisa dianggap enteng. 

“Kalau kalian salah bergaul, bergaul sama orang narkoba, pasti kamu kena narkoba, hampir pasti, 99,9 persen kamu kena. Tapi kalau kamu bergaul sama orang yang kaku, kamu akan jadi kaku. Kamu bergaul dengan orang yang tidak punya disiplin, kamu akan ikut jadi tidak disiplin,” ujarnya. 

Baca Juga: Rhenald Kasali Bicara Potensi Besar Daun Kratom yang Jadi Andalan Petani Kalimantan

“Tapi kalau kalian ketemu dengan orang yang punya etos kerja yang bagus, disiplin, tepati janji, dia juga relax, kamu bisa jadi orang hebat. Jadi pergaulan menentukan,” pungkasnya.