Setelah itu, Gary sempat menikah dengan Irma Risma. Pernikahan tersebut juga berakhir di meja perceraian, meski informasi mengenai waktu pernikahan dan perceraiannya tidak banyak diketahui publik.

Gary kemudian menikah dengan pesinetron Richa Novisha pada 2009. Dari pernikahan ini, keduanya dikaruniai dua anak, yakni Adilla Rafisya Iskak dan Taqya Zahra Mikaela Iskak.

Pada 29 November 2025, Gary Iskak meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan sepeda motor tunggal. Ia mengembuskan napas terakhir pada usia 51 tahun.

Perjalanan Karier

Gary Iskak memulai karier aktingnya di layar lebar pada 2000 lewat film Bintang Jatuh. Dalam debutnya tersebut, ia memerankan karakter ayah Shelly. Sejak saat itu, namanya semakin dikenal dan nyaris tak pernah absen menghiasi layar lebar Indonesia.

Sepanjang lebih dari dua dekade berkarier, Gary membintangi puluhan judul film dengan karakter yang beragam. Ia sempat vakum dari layar lebar pada 2008 setelah terseret kasus hukum. Namun, Gary berhasil bangkit dan kembali aktif berakting hingga menjelang akhir hayatnya.

Sejumlah film populer yang pernah dibintanginya antara lain Ada Apa dengan Cinta? (2002), 30 Hari Mencari Cinta (2004), Ungu Violet (2005), Bidadari-Bidadari Surga (2012), Kawin Kontrak 3 (2013), Keluarga Tak Kasat Mata (2017), Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (2020), Ghostbuser: Misteri Desa Penari (2021), Trah 7 (2022), Pesugihan: Bersekutu dengan Iblis (2023), Cinta Tak Seindah Drama Korea (2024), hingga Sarung untuk Bapak dan Maju Serem, Mundur Horor yang dirilis pada 2025.

Film Lastri: Arwah Kembang Desa menjadi karya terakhir Gary Iskak sebelum berpulang. Film yang dijadwalkan tayang pada 16 Juli 2026. Tak hanya aktif di layar lebar, Gary Iskak juga melebarkan kiprahnya ke berbagai format hiburan, mulai dari film pendek, serial televisi, serial web, hingga FTV.