“Terlebih dahulu pasta coklat yang dihasilkan akan diproses menggunakan alat yang disebut dengan vertical ball mill. Itu tujuannya untuk menghaluskan pasta tersebut agar butiran partikelnya lebih halus, sehingga coklat yang dihasilkan akan lebih halus, smooth, dan juga lebih creamy. Dan tentunya ini juga akan meningkatkan kualitas daripada kakao tersebut,” ungkap Evi.
Setelah proses ball mill, akan dilakukan proses temperisasi untuk menghasilkan konsistensi daripada pasta kakao supaya lebih baik, sehingga pada proses pencetakan nantinya produk akhirnya juga akan lebih baik.
“Apabila tidak melalui pengepresan, biasanya kakao batang yang dihasilkan teksturnya agak seperti berpasir. Tidak halus, tidak smooth,” katanya.
Dari hasil tempering biji kakao ataupun liquid kakao ini sudah siap dicetak sesuai dengan kebutuhan.