Sebagai salah satu lifestyle coffee chain lokal terkemuka di Indonesia, Janji Jiwa terus menghadirkan inovasi dan kolaborasi kreatif untuk menjaga kedekatannya dengan generasi muda.

Kali ini, Janji Jiwa menggandeng Rachel Cia atau yang lebih dikenal dengan nama panggung RACH?, sosok multitalenta yang dikenal sebagai musisi, gamer, sekaligus female racer yang aktif mewarnai berbagai ruang kreatif anak muda Indonesia.

Kolaborasi bertajuk Janji Jiwa X RACH? Summer Series ini menjadi wujud komitmen Janji Jiwa dalam mendukung gaya hidup kreatif, aktif, dan ekspresif yang lekat dengan karakter generasi muda saat ini. Melalui sosok RACH? yang autentik, berani bereksplorasi, dan penuh energi positif, Janji Jiwa menghadirkan rangkaian produk serta pengalaman yang merepresentasikan semangat tersebut.

Marketing Director JIWA Group, Grace Surya, mengatakan bahwa bagi Janji Jiwa, kopi bukan sekadar minuman, melainkan bagian dari identitas dan gaya hidup konsumennya.

“Janji Jiwa selalu percaya bahwa kopi dan minuman bukan hanya sebuah produk yang dikonsumsi, namun juga menjadi representasi gaya hidup, identitas, dan pengalaman yang menyenangkan. Karena itu, kami terus berinovasi untuk tetap relevan dengan generasi muda, salah satunya melalui kolaborasi bersama figur-figur kreatif yang mampu menginspirasi dan merepresentasikan semangat mereka, seperti RACH?,” papar Grace, saat Media Gathering Janji Jiwa X RACH? Summer Series, di Janji Jiwa Culture Pejaten, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari perjalanan transformasi Janji Jiwa yang telah melakukan rebranding dalam beberapa waktu terakhir. Menurut Grace, rebranding tersebut tidak hanya menyentuh aspek visual, tetapi juga persona brand hingga kualitas produk yang ditawarkan.

Ia menjelaskan bahwa JIWA Group kini berfokus pada tiga pilar utama, yakni Janji Jiwa, Jiwa Toast, serta Kopi Sejuta Jiwa yang hadir untuk menemani berbagai momen keseharian pelanggan.

“Dengan tiga brand ini, kami ingin selalu hadir bersama teman-teman di berbagai situasi dan momen, kapan pun dan di mana pun,” kata Grace.

Sebagai bagian dari transformasi tersebut, Janji Jiwa juga memperkuat posisinya sebagai brand yang dekat dengan komunitas dan gaya hidup anak muda, mulai dari musik, olahraga, hingga berbagai aktivitas kreatif lainnya.

Selain itu, konsep Janji Jiwa Culture terus dikembangkan sebagai ruang yang lebih luas dan nyaman untuk berkumpul, bekerja, hingga menggelar aktivitas komunitas. Saat ini, konsep tersebut tidak hanya hadir di Jakarta, tetapi juga telah berkembang ke berbagai kota di Pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi.

Menurut Grace, pemilihan RACH? sebagai kolaborator bukanlah keputusan yang muncul secara instan. Janji Jiwa mencari sosok yang mampu merepresentasikan karakter brand yang kreatif, eksploratif, berprestasi, dan dekat dengan komunitas.

“Ketika kami membahas sosok Rachel Cia, kami melihat perjalanan kariernya yang luar biasa. Tidak hanya bermusik, tetapi juga aktif di dunia hiburan, gaming, hingga motorsport. Persona Cia sangat inspiratif dan memiliki banyak kesamaan dengan karakter yang ingin dibangun Janji Jiwa,” jelas Grace.

Dari kesamaan nilai tersebut, lahirlah ide untuk menerjemahkan karakter RACH? ke dalam sebuah pengalaman yang dapat dinikmati langsung oleh pelanggan.

“Kami tidak ingin menghadirkan produk yang hanya sekadar minuman. Kami ingin teman-teman bisa merasakan inspirasi dari personality Cia yang fun, eksploratif, dan high achiever melalui produk yang kami ciptakan bersama,” tambahnya.

Baca Juga: Janji Jiwa Jawab Tren 'Bold Flavor' Lewat Peluncuran Black Toast Series