Kolaborasi antara Janji Jiwa dan musisi muda multitalenta Rachel Cia atau yang dikenal dengan nama panggung RACH? tak sekadar menghadirkan menu musiman.

Melalui Summer Series, Janji Jiwa berupaya menerjemahkan karakter, kreativitas, dan perjalanan artistik RACH? ke dalam dua minuman spesial yang merepresentasikan dua sisi kepribadiannya.

Dua varian yang diperkenalkan, yakni Berry Brew dan Creamy Berry Pop, lahir dari proses kolaboratif yang menggabungkan eksplorasi rasa dengan persona sang musisi.

Menurut Marketing Director JIWA Group, Grace Surya, kedua minuman tersebut memang dirancang untuk menggambarkan sisi yang berbeda dari RACH? yang selama ini dikenal publik.

“Dari kita juga ngerasa di dua menu ini kayak it's two sides of you. Ketika awalnya ngelihat dari social media, Rachel terlihat dark. Tapi ternyata kreativitas dan musiknya menunjukkan bahwa sebenarnya ada dua sisi cerita. Ada Berry Brew dan ada Creamy Berry Pop. Dua-duanya menurut aku Rachel banget,” ungkap Grace, saat Media Gathering Janji Jiwa X RACH? Summer Series, di Janji Jiwa Culture Pejaten, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Pandangan tersebut diamini oleh RACH?. Ia mengungkapkan bahwa selama ini banyak orang mengenalnya melalui citra yang cenderung gelap dan misterius di media sosial.

Namun di balik itu, ia juga memiliki sisi yang lebih ringan, hangat, dan ceria yang ingin dieksplorasi melalui karya-karyanya.

“Berry Brew itu kan lebih menggambarkan sisi yang dark. Kalau Creamy Berry Pop mungkin lebih mewakili sisi lain aku. Selama ini aku membuat musik yang cukup dark, tapi aku juga pengen bikin lagu-lagu yang berbeda banget sama sisi yang aku tunjukin di Instagram. Aku pengen lagu-lagu itu menceritakan perasaan yang jujur dan relate sama banyak orang,” kata RACH?.

Ia bahkan membocorkan bahwa dalam waktu dekat dirinya akan merilis kolaborasi bersama musisi asal Jepang yang menurutnya sangat merepresentasikan karakter Creamy Berry Pop.

“Aku mau kolaborasi sama musisi dari Jepang, dan lagunya manis banget. Jadi itu akan mewakili Creamy Berry Pop,” ungkapnya.

Nama Menu Hasil Kolaborasi Bersama

Tak hanya rasa, penamaan kedua menu juga lahir dari proses kreatif bersama. Grace menjelaskan bahwa tim Janji Jiwa terlebih dahulu mempelajari berbagai informasi mengenai RACH? untuk menemukan kata-kata yang paling merepresentasikan dirinya.

“Dari awal tujuannya adalah untuk humanize product as the experience of Rachel Cia. Jadi penamaan produknya memang berasal dari tim Janji Jiwa yang mengumpulkan berbagai word love yang berhubungan dengan Rachel. Kemudian kami mengajukan beberapa pilihan nama kepada Rachel untuk dipilih mana yang paling mewakili dirinya. Jadi dari nama pun kolaborasi,” jelas Grace.

Menurutnya, proses pengembangan kedua minuman tersebut juga berjalan relatif cepat karena karakter RACH? yang dinilai sangat kuat dan mudah diterjemahkan menjadi sebuah pengalaman rasa.

“Direction-nya sudah ada karena personanya Rachel memang sangat distinct. Jadi tim R&D ketika mulai riset dan mengembangkan produknya tidak membutuhkan waktu yang terlalu lama,” ujarnya.

Baca Juga: Kolaborasi dengan Janji Jiwa, RACH? Cerita Perjalanan dari Dunia Esports hingga Balap Mobil, Siapkan EP Baru Lewat Single ‘Dopamine’