Polri memastikan kondisi Indonesia sekarang ini tetap kondusif, tak ada kegiatan yang berpotensi memantik kekacauan secara nasional, untuk itu masyarakat diminta tenang dan tetap beraktivitas sebagaimana mestinya. 

Hal ini disampaikan Polri merespons isu unjuk rasa besar-besaran yang disebut-sebut bakal pecah pada Agustus 2026 ini. Isu unjuk rasa itu mencuat berbarengan viralnya pemasangan pagar di sejumlah pusat perbelanjaan dan mal di sejumlah kota.  Upaya memperketat keamanan properti itu kemudian dikait-kaitkan aksi unjuk rasa besar yang kemungkinan berakhir chaos. 

Baca Juga: Pusat Perbelanjaan Mendadak Dipasangi Pagar, Bakal Ada Demo Besar-besaran di Agustus 2026?

“Data yang kami peroleh melalui DORS (daily operational reporting system) menunjukkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat hingga saat ini masih terkendali. Tidak terdapat kejadian menonjol yang berdampak terhadap stabilitas keamanan secara nasional," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir dilansir Selasa (4/8/2026).

Kendati kondisi sekarang ini kondusif, namun Polri tetap mengerahkan personel lapangan untuk demi langkah-langkah pencegahan. Kepolisian senantiasa mengutamakan upaya preventif agar aktivitas masyarakat dan perekonomian berjalan baik.

Isir menyampaikan, Polri terus menjalankan patroli rutin, penguatan kegiatan intelijen, deteksi dini, pengamanan objek vital nasional, patroli siber, hingga menjalin koordinasi dengan pemangku kepentingan terkait. Langkah-langkah ini dilakukan demi memastikan situasi keamanan tetap terjaga.

Langkah antisipasi ini melibatkan seluruh satuan kewilayahan mulai dari Mabes Polri, polda, polres, hingga polsek. Upaya pengamanan difokuskan terhadap kawasan strategis yang berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat maupun stabilitas ekonomi.

"Seluruh personel di lapangan juga terus melaksanakan langkah-langkah pencegahan secara maksimal," ujar Isir.

Menurut Isir, langkah sejumlah perusahaan maupun pengelola kawasan usaha dengan meningkatkan pengamanan merupakan upaya antisipatif yang lazim. Langkah itu dinilai semata-mata untuk memastikan keselamatan pekerja, perlindungan aset, hingga kelancara operasional.

Polri pun mengimbau masyarakat tak terpengaruh atas beredarnya informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan. Padahal info tersebut belum terverifikasi kebenarannya.

Polri memastikan negara hadir untuk menjamin rasa aman untuk masyarakat. Masyarakat pun diimbau untuk tidak merasa khawatir.

Baca Juga: Prabowo Diprediksi Lengser, Gibran Harus Dipecat Sebelum Merebut Kursi Presiden

"Masyarakat tidak perlu merasa khawatir. Polri akan terus bekerja untuk menjaga keamanan dan memastikan seluruh aktivitas masyarakat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar," pungkasnya.