Co-founder dan Group CEO Paragon Corp, Harman Subakat mengatakan perusahaan punya tanggung jawab penuh terhadap praktik menyimpang karyawan. Dia menegaskan fraud atau penyimpangan sekecil apapun dalam perusahaan punya daya rusak yang dahsyat, penyimpangan yang terjadi dapat merusak hubungan antar individu dalam perusahaan maupun merusak kinerja perusahaan itu sendiri. Jadi perusahaan tak boleh memberi celah terhadap kemungkinan praktik penyimpangan tersebut.
Baca Juga: Profil Salman Subakat Sang Co-Founder ParagonCorp
“Karena fraud ini benar-benar mengganggu. Karena saya tuh waktu kita ingin bagaimana Paragon adalah tempat, apa namanya, Paragonian kita sebutnya, jadikan Paragon adalah tempat untuk menjalani hidupnya. Untuk bermakna dan bermanfaat,” kata Harman dilansir Senin (20/4/2026).
Untuk meminimalkan risiko penyimpangan, perusahaan kata Harman mesti membangun sebuah sistem yang baik, penyimpangan yang kerap terjadi biasanya dipicu kegagalan merealisasikan sistem . Herman menegaskan ketika terjadi suatu penyimpangan sebetulnya yang bersalah bukan hanya pelaku, tetapi para atasan juga ikut berdosa karena ketidakmampuan membuat sistem yang apik.
Sistem yang baik lanjut Harman bisa menjadi benteng untuk menjaga individu dalam perusahaan itu sendiri terutama mereka yang punya niat baik dan yang tulus bekerja. Sistem yang sehat juga mampu mengubah individu yang tadinya berniat tidak baik dan cenderung menyimpang menjadi orang-orang yang jauh lebih baik.
Baca Juga: Bos ParagonCorp Ungkap Alasan Tak Suka Meeting di Kantor
“Saya ingin jangan sampai orang yang baik ada di perusahaan, akhirnya itu jadi berbuat yang tidak baik karena sistem. Artinya kita ikut berdosa.Tapi bagaimana caranya adalah orang yang punya niat tidak baik, akhirnya kita punya sistem yang baik, punya value yang baik, akhirnya dia malah jadi orang baik di dalam perusahaan. Nah itu bagian dari cerita kita menciptakan, men-create karakter yang lebih baik,” pungkasnya.