Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto tidak memiliki agenda kunjungan ke negara Italia bersamaan dengan jadwal rangkaian perjalanan luar negeri ke Prancis.

"Sejak awal tidak ada statement resmi pemerintah RI bahwa presiden akan melakukan kunjungan ke Italia," katanya di Jakarta, Minggu (31/5/2026).

Baca Juga: Mengenal Sosok Muhammad Qodari: Kepala Badan Komunikasi Pemerintah

Muhammad Qodari menjelaskan bahwa sejak awal rencana kunjungan luar negeri Presiden Prabowo adalah ke negara Prancis untuk bertemu dengan Emmanuel Macron.

"Bila di perjalanan ada rencana akan ke tujuan yang lain maka itu sebatas rencana sampai ada penyampaian resmi dari pemerintah," ujarnya.

Sebelumnya, beredar rumor bahwa Presiden Prabowo Subianto batal melakukan kunjungan ke Roma, Italia.

Berdasarkan data Flightradar24, penerbangan Garuda Indonesia dengan nomor panggil GA1 yang semula dijadwalkan melayani rute dari Paris Orly Airport menuju Leonardo da Vinci–Fiumicino Airport tercatat berstatus "Cancelled".

Publik mengasumsikan bahwa pembatalan rencana presiden ke Italia karena publik mulai mengkritisi frekuensi perjalanan kepala negara ke luar negeri.

Salah satu kritik muncul dari Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Dino Patti Djalal, yang menyampaikan bahwa rakyat Indonesia meminta Presiden Prabowo untuk secara signifikan mengurangi perjalanan keluar negeri dan tidak menganggap remeh jeritan publik.

Reportase: Lestari Ningsih