Menyerap Ribuan Tenaga Kerja
Program Sekolah Rakyat punya efek domino yang langsung terlihat, program ini juga mampu menekan angka pengangguran, di tahap awal program ini telah menyerap ribuan tenaga kerja.
Sekolah Rakyat rintisan menyerap total 7.107 tenaga kerja terdiri dari 2.218 guru serta 4.889 tenaga kependidikan (Tendik).
Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah seiring pembangunan Sekolah Rakyat permanen yang sudah dimulai sejak 2025 di 104 titik lokasi. Tersebar di Sumatera 26 lokasi, Jawa 40 lokasi, Bali dan Nusa Tenggara 3 lokasi, Kalimantan 12 lokasi, Sulawesi 16 lokasi, Maluku 4 lokasi, dan Papua 3 lokasi.
Mengusung Konsep Boarding School
Sekolah Rakyat mengusung konsep yang sangat unik yakni sekolah asrama alias boarding school. seluruh kebutuhan siswa dari seragam makan, asrama, peralatan sekolah, dan lainnya, 100 persen ditanggung oleh negara.
Format sekolah berasrama dipilih untuk membentuk karakter anak-anak menjadi lebih mandiri dan disiplin serta memiliki keterampilan, disamping memperoleh pendidikan akademik.