Kanker masih menjadi tantangan kesehatan serius, baik di tingkat nasional maupun global. Di Indonesia, kanker tercatat sebagai penyebab kematian ketiga terbesar. Berdasarkan data Global Burden of Cancer Study (Globocan) dari World Health Organization (WHO), terdapat lebih dari 408.661 kasus kanker baru dan hampir 242.099 kematian akibat kanker di Indonesia pada tahun 2022. 

Secara global, ancaman kanker juga diperkirakan akan terus meningkat. WHO melalui International Agency for Research on Cancer (IARC) memproyeksikan bahwa jumlah kasus kanker di dunia dapat melonjak hingga lebih dari 35 juta kasus baru per tahun pada 2050, apabila tren saat ini terus berlanjut. 

Sel kanker dikenal berkembang biak secara tidak terkendali dan bersifat sangat agresif. Sel-sel ini menggunakan energi yang seharusnya dimanfaatkan tubuh untuk menjaga fungsi kesehatan, sehingga menyebabkan penurunan kondisi fisik secara drastis. Kondisi inilah yang membuat kanker menjadi salah satu penyakit paling memerlukan perhatian serius dari berbagai aspek.

Baca Juga: AstraZeneca Indonesia dan Siloam Hadirkan Inovasi AI Pertama untuk Transformasi Layanan Kanker

Baca Juga: Kemenkes Siapkan Skrining HPV DNA Gratis Mulai 2026, Perkuat Deteksi Dini Kanker Serviks

“Kanker bisa muncul pada siapa saja dengan rangsangan yang berbeda. Sel kanker berkembang biak tanpa bisa di kontrol, dan ini yang menyebabkan penyebaran. Kanker merupakan kondisi yang ditakutkan karena sel kanker sangat agresif dalam menggunakan energi yang seharusnya untuk fungsi Kesehatan diambil oleh sel kanker untuk menjadi modal mereka berkembang biak. Oleh karena itu, kanker merupakan salah satu kondisi yang paling ditakutkan, dan salah satu yang paling mematikan,” ujar Ahli gizi Emilia Achmadi.

Dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia (World Cancer Day) yang diperingati setiap tanggal 4 Februari, PT Etos Kreatif Indonesia (Ethos) melalui produk Madu Herbal Zymuno yang secara tradisional bermanfaat untuk membantu memelihara kondisi kesehatan pada penderita kanker, menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan manfaat sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas kesehatan.

Madu Herbal Zymuno diformulasikan dari kombinasi madu dan berbagai ekstrak herbal alami, seperti temu putih, temulawak, daun kelor, dan meniran hijau, yang telah lama dikenal dan digunakan secara tradisional dalam mendukung kesehatan tubuh.

Madu mengandung senyawa antioksidan seperti flavonoid yang berperan dalam menjaga daya tahan tubuh. Temu putih dikenal memiliki kandungan antioksidan dan sifat anti inflamasi, yang secara tradisional dipercaya dapat membantu menekan rangsangan yang berpotensi memicu gangguan kesehatan serius.

Sementara itu, temulawak mengandung kurkumin yang mendukung fungsi metabolisme dan kesehatan hati, daun kelor kaya akan nutrisi serta antioksidan, dan meniran hijau secara tradisional dimanfaatkan untuk membantu menjaga sistem imun tubuh.

Kombinasi bahan herbal tersebut menjadikan Zymuno sebagai madu herbal yang difokuskan untuk membantu memelihara kondisi kesehatan, khususnya sebagai pendamping bagi penderita kanker.

"Menerapkan gaya hidup sehat, menghindari semua pemicu kanker, dan beri proteksi tambahan dengan temu putih, karena dari beberapa penelitian awam menunjukkan hasil positif jika temu putih merupakan salah satu bahan herbal yang powerfull untuk anti kanker. Antioksidan dalam temu putih bersifat anti inflamasi yang dapat menekan rangsangan yang bisa muncul dan memicu kondisi kanker,” tambah Emilia.

Direktur Operasi dan Komersial PT Etos Kreatif Indonesia, Andik Duana Putra, menyampaikan bahwa kampanye ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperluas edukasi kesehatan berbasis bahan alami.

“Melalui kampanye ‘Temani Langkah Besarmu’, kami ingin menegaskan bahwa Zymuno hadir juga sebagai teman dalam perjalanan menjaga kesehatan khususnya dalam kesembuhan kondisi kanker. Momentum Hari Kanker Sedunia menjadi pengingat bahwa pencegahan dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana dan konsisten seperti menerapkan gaya hidup sehat dan memanfaatkan bahan herbal alami untuk menjaga kesehatan jangka panjang,” ujar Andik Duana Putra dalam keterangannya.

Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan, PT Etos Kreatif Indonesia (Ethos) terus mendorong edukasi kesehatan berbasis bahan alami agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya pencegahan dan pemeliharaan kesehatan secara berkesinambungan.

Melalui pendekatan edukatif dan kampanye yang konsisten, perusahaan berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya proteksi kesehatan sejak dini.